Suara Serang - Kebakaran yang menghanguskan lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Rawa Kucing, Kota Tangerang sudah memasuki hari keempat sejak pertama kali terbakar pada Jumat, (20/10/2023) lalu.
Pantauan dari awak redaksi suara Serang dilapangan, api sudah mulai bisa dipadamkan di sejumlah titik rawan meskipun masih terlihat adanya titik-titik api kecil yang perlu ditangani, Minggu (22/10/2023) sore.
Pemkot Tangerang direncanakan akan mendapat bantuan dari Pasukan Manggala Agni, hingga water bombing dari BNPB besok.
Manggala Agni merupakan tim yang sudah berpengalaman dalam menangani kebakaran hutan dibawah koordinasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Saat ini mereka diminta untuk membantu memadamkan api yang masih menyala di bawah tumpukan sampah TPA Sampah Rawa Kucing, Kota Tangerang.
Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah mengimbau agar jangan ada aktivitas terlebih dahulu di TPA, sampai situasi benar-benar kondusif.
“Jangan pada naik ke atas dulu, karena akan mengganggu petugas. Semua warga untuk tetap berada dilokasi pengungsian terlebih dahulu,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan bahwa pihaknya akan menurunkan helikopter water bombing sebagai upaya untuk membantu pemadaman kebakaran TPA Sampah Rawa Kucing, Kota Tangerang.
“Iya, tetapi kita masih berkoordinasi dengan AirNav utk ijin dll,” ujar Abdul Muhari dalam pesan singkatnya, Minggu (22/10/2023).
Abdul Muhari juga mengatakan perihal BNPB akan mengupayakan water bombing tersebut akan dilakukan selambat-lambatnya pada Senin, (23/10) jika koordinasi dengan Airnav telah selesai, baru rencana penerbangan bisa dilakukan.
Baca Juga: Brantas Pinjol, KOMINFO RI Gelar Pesta Rakyat Tentang Perlindungan Konsumen dan Layanan Peminjaman
“Kita upayakan hari ini atau maks besok (senin, 23/10), setelah koordinasi dengan airnav selesai baru rencana penerbangan bisa dibuat,” ungkapnya.
Sebagai informasi, menurut informasi dari Abdul Muhari, helikopter water bombing yang akan diterjunkan oleh BNPB untuk membantu memadamkan api yang membakar TPA sampah rawa Kucing, Kota Tangerang itu memiliki volume air sekitar 4 ton per sekali bombing.
“Sekitar 4 ton per sekali bombing”, pungkas Abdul Muhari.
Tag
Berita Terkait
-
TPA Rawa Kucing Tangerang Kebakaran, 7 Maskapai Alami Gangguan Penerbangan
-
TPA Rawa Kucing Kebakaran Hebat Hingga Tengah Malam, Petugas Berjibaku Padamkan Api
-
10 Teknologi Buatan Israel yang Tanpa Sadar Kita Gunakan Sehari-Hari Termasuk AI (Kecerdasan Buatan)
-
Hari Cuci Tangan Sedunia 2023, Lifebuoy Edukasi Anak Indonesia untuk SIAGA Lindungi Diri Dari Ancaman Penyakit
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Baru Terungkap, Gaji Semua Karyawan di Rumah Inara Rusli Ditanggung Virgoun
-
Anak Adies Kadir jadi PAW di DPR, Bahlil Jelaskan Alasannya
-
Gajah Mati Mengenaskan di Areal RAPP, Kepala Dipenggal dalam Kondisi Duduk
-
Kalahkan Jepang Secara Dramatis, Timnas Futsal Indonesia Melaju ke Final Piala Asia Futsal 2026
-
LMKN Siapkan Kalkulator Digital, Bantu Pelaku Usaha Bayar Royalti Lagu
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
Lantik 2 Pejabat Pemprov Riau, SF Hariyanto: Tak Bisa Kerja, Ganti!
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?