/
Selasa, 13 September 2022 | 07:27 WIB
Polres Garut melakukan olah TKP terkait kasus kematian seorang pekerja pabrik tahu di Dangdeur, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, Senin (12/9/2022) (ANTARA)

SuaraSoreang.id - Diduga alami penganiayaan, Kepolisian Resor (Polres) Garut selidiki kasus kematian tidak wajar seorang pekerja pabrik tahu di Garut, Jawa Barat.

Kapolres Garut, AKBP Wirdhanto Hadicaksono menuturkan pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian seorang pekerja pabrik tahu tersebut di tempat kerjanya, Kampung Dangdeur, Desa Majasari, Kecamatan Cibiuk, Garut, Senin (12/9/2022).

"Sedang dalam penyelidikan," tuturnya saat dikonfirmasi wartawan, dikutip dari ANTARA.

Korban berinisial R (35) tersebut diduga alami penganiayaan karena ditemukan tanda-tanda luka pada tubuh korban.

Menurutnya, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di pabrik tempat ia bekerja.

Kepolisian setempat memutuskan untuk menyerahkan korban ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi serta mencari tahu penyebab kematian korban.

"Hasil penyelidikan sementara, petugas menemukan tanda-tanda seperti bekas penganiayaan di tubuh korban," kata Wirdhanto.

Menurut keterangan, korban ditemukan tak bernyawa di kamar tidurnya di pabrik tempat ia bekerja dan sempat membuat geger warga setempat.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Kepala Desa Majasari, Yadi Slamet bahwa korban merupakan pekerja pabrik tahu yang ditemukan sudah tidak bernyawa sekitar pukul 02.30 dini hari dengan kondisi telinga dan hidung mengeluarkan darah.

Baca Juga: Misteri Jalan Cadas Pangeran, Sosokini yang Sering Menampakkan Diri

Setelah warga melaporkan kejadian tersebut ke polisi, tidak lama kemudian polisi datang untuk melakukan olah TKP, hingga akhirnya korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Garut.

"Jasad korban langsung dievakuasi oleh petugas kepolisian dan dibawa ke RSUD dr Slamet Garut, sekarang kasusnya ditangani polisi," pungkasnya.

Sumber: ANTARA

Load More