SuaraSoreang.id - Proses hukum atas kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J masih terus bergulir.
Hingga saat ini, pihak kepolisian telah menetapkan 5 orang sebagai tersangka dalam kasus ini.
Kelima tersangka tersebut antara lain, Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka RR, Kuat Ma'ruf dan Putri Candrawathi.
Ferdy Sambo yang diketahui merupakan otak dibalik kasus pembunuhan berencana ini terancam maksimal hukuman mati, atau hukuman penjara seumur hidup, atau minimal 20 tahun penjara.
Namun ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ahmad Taufan Damanik mengungkapkan hal menohok terkait hukuman Ferdy Sambo.
Menurutnya, Ferdy Sambo bisa saja berkelit guna meringankan hukumannya.
Berdasarkan proses rekonstruksi yang digelar beberapa waktu lalu, Taufan mengungkapkan tidak menemukan adanya perintah membunuh yang dilontarkan Ferdy Sambo kepada ajudannya, Bharada E.
Taufan menjelaskan, bahwa Ferdy Sambo memerintahkan Bharada E untuk menembak bukan membunuh Brigadir J.
“Itu kan berarti bukan disuruh membunuh. Sambo kan bukan bilang ’bunuh Richard, bunuh’. Persepsi Sambo bisa nanti waktu persidangan akan bilang saya tidak bilang bunuh. ‘Saya suruh tembak itu lututnya bukan bunuh,’” jelas Taufan, pada Selasa (13/9/2022).
Baca Juga: Ferdy Sambo Berpotensi Kembali Masuk Polri? Gatot Nurmantro Bongkar Skenarionya
Lebih lanjut, keterangan Bharada E dan Ferdy Sambo juga soal siapa saja yang menembak pun berbeda.
Bharada E menyebut dia yang menembak, dan yang terakhir adalah Ferdy Sambo. Namun, Ferdy Sambo mengaku tidak menembak Brigadir Joshua. Hanya menembak ke dinding.
Bagi Taufan, jika keterangan Bharada E bahwa Sambo ikut menembak tidak bisa dibuktikan, dan hanya Bharada E semua yang nembak maka akan berat bagi Bharada E.
"Kalau dia (Bharada E) semua yang nembak itu, kepala dan dada. Waduh, itu berat buat Richard itu, meskipun dia diperintah (Ferdy Sambo)," kata Taufan.
Apalagi menurut Taufan, bisa saja jaksa di persidangan nanti meminta bukti kepada Bharada E atas tuduhannya yang menyebut bahwa Ferdy Sambo juga ikut menembak.
"Misalnya saya jadi jaksa, saya bilang Sambo menembak. Kemudian pengacara Sambo cuma bilang, Pak Jaksa tolong buktikan, mana klien saya yang namanya menembak? Berapa tembakan? Pusingkan," kata Taufan.
Bukan hanya itu, Taufan juga menyatakan bahwa ada kemungkinan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi juga ikut menembak.
Hal tersebut tentu akan menimbulkan banyak spekulasi liar dari masyarakat terkait "tujuan lain" dari eksekusi mati Brigadir J.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Horor! Pengakuan Palsu Bharada E saat Menghabisi Brigadir J dengan Lima Peluru
-
Gatot Nurmantyo Curiga Kasus Ferdy Sambo "ada Pertempuran di Intern Polisi Antara Polisi yang Bajingan"
-
Gatot Nurmantyo Geram Ferdy Sambo Bisa Kembali Jadi Polisi dengan Aturan Kapolri: Siapa Lo?
-
Akhirnya Muncul Kembali, Kamaruddin Simanjuntak : Pihak Keluarga Brigadir J Kecewa Kasus Ferdy Sambo Tak Kunjung Usai
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Beredar Rumor Samsung Akhiri Lini Galaxy Z Flip, Flip8 Jadi yang Terakhir?
-
Tak Punya Gelar Piala Dunia, Apakah Cristiano Ronaldo Sah Disebut Legenda Terbesar Portugal?
-
Brimob Bersenjata Lengkap Kawal Pengungkapan Dugaan Korupsi Jampidsus di Polda Metro Jaya
-
Menko Airlangga Minta Dubes Negara Sahabat Kawal Realisasi Investasi Hasil Lawatan Prabowo
-
Review Afire: Masterpiece Christian Petzold yang Penuh Subteks dan Emosi
-
Rachmat Gobel Wafat Tanpa Riwayat Penyakit, Putra: Kembali dalam Kondisi Paling Ideal
-
Oknum ASN Gresik Resmi Ditahan Usai Jual Mimpi Jadi PPPK Lewat SK Bodong
-
Prabowo: Jangan Lawan Kehendak Rakyat dengan Membiarkan Korupsi
-
Film Okay! Madam 2 Tayang 12 Agustus, Kapal Pesiar Jadi Medan Aksi Baru
-
Pajak Ecommerce Segera Berlaku, Siapa dan Apa yang Dipajaki?