/
Senin, 19 September 2022 | 16:36 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mencium adanya dugaan penyelewengan dana BLT BBM di Jawa Barat (Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih)

SuaraSoreang.id - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mencium adanya dugaan penyelewengan dana Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak atau BLT BBM yang terjadi di sejumlah wilayah di Jawa Barat.

"Iya euy itu banyak sekali (laporan), ada yang dipotong, sengaja salah sasaran, macam-macam," kata Ridwan Kamil di Kota Bandung dikutip dari SuaraJabar.id, Senin (19/9/2022).

Guna menangani dugaan tersebut, Ridwan Kamil mengungkapkan bahwa dirinya akan segera membentuk tim khusus.

"Saya sedang menyusun tim," ungkapnya.

Ridwan Kamil menegaskan, bahwa tidak ada pemotongan BLT BBM dengan alasan apa pun.

Maka dari itu, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu, akan melakukan evaluasi penyaluran BLT BBM di Provinsi Jawa Barat.

"Jadi ini mumpung baru bulan pertama, dari empat bulan, kita akan evaluasi," tegasnya.

Selanjutnya, Kang Emil juga meminta kepada masyarakat untuk turut serta melakukan pengawasan terhadap sistem penyaluran BLT BBM ini.

Apalagi, katanya, di era serba digital seperti saat ini, sangat mudah bagi seseorang untuk melakukan laporan dan penelusuran jikalau nanti ada penyelewengan.

Baca Juga: Ramai Isu Perselingkuhan Putri Candrawathi, Istri: Kuat Ma'ruf Memang Sering Selingkuh

"Di era digital sekarang laporan gampang, tinggal ditelurusi," tandasnya.

Sebelumnya, diketahui ada laporan dugaan pemotongan dana BLT BBM yang terjadi di Kabupaten Sumedang.

Dalam kasus tersebut, masyarakat diwajibkan untuk membeli lima kupon seharga Rp30.000 sebagai syarat untuk mendapatkan kode pencairan BLT BBM.

Sumber: SuaraJabar.id

Load More