SuaraSoreang.id - Segala aktivitas Dedi Mulyadi kini tengah menjadi sorotan setelah dirinya digugat cerai Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.
Baru-baru ini aksinya membantu warga untuk merenovasi ulang viral dibincangkan.
Terjadi kejadian lucu ketika Dedi Mulyadi merobohkan rumah tidak layak huni itu.
Dedi Mulyadi yang ikut bergotong royong bersama warga setempat untuk menaiki genting dan mencopotinya satu per satu melontar kalimat yang cukup menggelitik.
"Ini bukan frustasi mau bunuh diri, bukan," kata Dedi Mulyadi sambil berteriak.
Menanggapi ungkapannya itu, ibu-ibu setempat menyebut Dedi dengan julukan "duren sawit" yang artinya duda keren banyak duit.
"Duren sawit, duda keren banyak duit. Calon duren sawit, duda keren banyak duit," kata ibu-ibu setempat.
Dedi Mulyadi sontak tertawa menanggapi ibu-ibu yang menjulukinya duren sawit.
Di samping berita perceraiannya dengan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika yang akan menjalankan sidang perdana di Pengadilan Agama Purwakarta pada Rabu, 5 Oktober 2022 mendatang.
Dedi Mulyadi tak ikin ada halangan apapun untuk tetap menjadi bermanfaat bagi orang lain.
Dia akan terus berusaha dan bekerja keras bagi kebahagiaan masyarakat.
“Kita terus bekerja untuk masyarakat, saya tidak akan pernah peduli dengan apa yang saya hadapi. Karena yang terpenting hidup ini bermanfaat untuk orang lain,” ujarnya.
Diketahui, aksinya itu dilakukannya di Kampung Nagrog, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
"Sebelum pergi ke Gedung DPR kita jalan-jalan menyusuri rumah warga,” ujar Dedi melalui sambungan telepon, di Purwakarta, Kamis (29/9/2022).
Ketika menyusuri pemukiman warga, dia melihat satu rumah semi permanen yang kondisinya hampir roboh dan tidak layak huni.
Rumah ini dimiliki seorang janda bernama Nani dan tiga anaknya. Sementara itu, suaminya Suhanta, telah meninggal dunia karena sakit.
Sumber: Antara
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan