SuaraSoreang.id - Dunia persepakbolaan Indonesia kembali diterpa kabar yang tidak mengenakkan. Ratusan nyawa melayang akibat kerusuhan penonton yang terjadi di Stadion Kanjuruan, Malang, Jawa Timur, kala tuan rumah Arema FC menjamu tamunya, Persebaya Surabaya pada laga lanjutan BRI Liga 1 2022-2023, Sabtu (1/10/2022).
Akibat kerusuhan tersebut, Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso mendesak Kapolri jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk segera mencopot Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat.
"Yang pasti harus dicopot," ujar Sugeng, dikutip Suara.com, pada Minggu (2/10/2022).
Sugeng menduga telah terjadi kesalahan prosedur dalam penanganan kerusuhan yang mengakibatkan 2 orang anggota Polri meninggal tersebut.
Menurut Sugeng, tembakan gas air mata ke tribun penonton merupakan kesalahan fatal yang mengakibatkan kepanikan puluhan ribu penonton.
Akibatnya, puluhan ribu penonton pun berdesak-desakan menuju ke pintu keluar tribun dan menyebabkan banyak penonton kesulitan untuk bernafas dan pingsan.
Padahal menurutnya, penggunaan gas air mata sudah dilarang di stadion sepak bola berdasarkan aturan Federasi Sepakbola Internasional (FIFA).
Aturan tersebut tercantum dalam FIFA Sadium Safety and Security Regulations Pasal 19 huruf b, yang menyatakan bahwa penggunaan senjata api dan gas pengendali massa sama sekali tidak diperbolehkan.
Lebih lanjut Sugeng menegaskan, bahwa harus ada yang bertanggungjawab atas terjadinya tragedi memilukan tersebut.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Patut Diperhitungkan sebagai Youtuber, Pencapaiannya Mengejutkan
IPW menyebutkan bahwa Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri perlu untuk turun tangan dengan memeriksa pihak-pihak yang diduga ikut terlibat.
Selain itu, IPW pun mendesak Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta untuk segera memeberikan tindakan tegas kepada panitia pelaksana pertandingan Arema FC vs Persebaya.
Menurut Sugeng, PSSI sebagai organisasi yang bertanggungjawab mengelola sepakbola asosiasi di Indonesia seharusnya merasa malu atas citra buruk dunia sepakbola Indonesia.
Sugeng juga meminta kepada Presiden Jokowi untuk memberi perhatian lebih terhadap kondisi persepakbolaan Indonesia yang kerap menimbulkan kerusuhan hingga menelan banyak korban jiwa.
Sumber: Suara.com
Tag
Berita Terkait
-
PSSI Mengecam Tragedi Kerusuhan di Stadion Kanjuruan Malang dan Siap Beri Sanksi Tegas bagi Arema FC
-
Kekalahan Arema FC Atas Persebaya Berujung Kerusuhan, Manajemen Siap Beri Santunan kepada Keluarga Korban
-
127 Orang Meninggal dan Alasan Penggunaan Gas Air Mata pada Kericuhan Arema vs Persebaya
-
Kekalahan Pertama Arema FC setelah 23 Tahun Lawan Persebaya, 127 Orang Meninggal Dunia Akibat Kerusuhan di Stadion
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Bertajuk WYLD! Taeyong NCT Umumkan Tanggal Comeback Full Album Pertama
-
Kisah Nuryati Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Kehabisan Oksigen Usai Gagal Dievakuasi Lewat Jendela
-
Mitsubishi Destinator Edisi Spesial 55 Tahun Bawa Fitur Canggih Layar Raksasa
-
Kronologi Kreator Konten Della Septiani vs Dealer BYD di Bali: Klaim Dicuekin Sales hingga Somasi
-
Istana Bidik Taksi Green SM: Akan Dievaluasi!
-
Monitor Gaming Anyar, Samsung Odyssey G8 Dukung Resolusi 6K Refresh Rate Tinggi
-
Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur: Korban Tewas Bertambah Jadi 14 Orang
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
Kemungkinan Disalip Borneo FC di Depan Mata, Bojan Hodak Soroti Mandulnya Lini Depan
-
Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!