SuaraSoreang.id - Bharada E menjadi sorotan dalam kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J.
Bharada E merupakan pasukan khusus Polri yang ditugaskan menjadi ajudan Ferdy Sambo.
Dalam kasus ini, melalui kuasa hukumnya, Bharada E mengajukan diri sebagai justice collabolator ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Ajuannya ini diamini LPSK, kini Bharada E statusnya menjadi saksi kunci dalam kasus pembunuhan Brigadir J di Duren Tiga Jakarta Selatan pada awal Juli lalu.
Meski sempat menjadi ajudan dan mengikuti instruksi Ferdy Sambo, Bharada E memposisikan diri sebagai pihak lawan mantan Kadiv Propam Polri dalam kasus ini.
Dialah yang berani memberikan kesaksian berbeda dengan Ferdy Sambi soal pembunuhan Brigadir J.
Sebagai pihak lawan, kuasa hukum Bharada E, Ronny Talapessy sudah menyiapkan strategi khusus di persidangan.
Ronny mengungkuap jika pihaknya sudah menyiapkan 'pasukan khusus' berupa saksi yang berkaitan dengan dugaan kasus pembunuhan Brigadir J.
Dia juga mengungkapkan tugas dari para 'pasukan khusus' ini yang akan memberikan keterangan untuk meringankan hukuman Bharada E.
Baca Juga: Polri Klaim Penggunaan Gas Air Mata Kadaluarsa Tidak Berbahaya: Kadar Kimia sudah Berkurang
Ronny Talapessy membeberkan jumlah pasukan ini akan berjumlah sebanyak 10 orang.
"Saya (Ronny) belum bisa menyampaikan secara lengkap (mengenai saksi-saksi yang meringankan). Tapi, ada dan tidak, lebih dari 10 orang," ujar Ronny kepada wartawan, Kamis (6/10/2022) kemarin seperti dikutip suarabandung.id dari tvone.
Namun, Ronny tak menyebutkan siapa saja saksi 10 orang yang dimaksud akan hadir dalam persidangan itu.
Salah satu yang akan hadir sebagai pasukan khusus ini akan didatangkan dari Manado kampung kelahiran Bharada E.
"Saksi ahli dan saksi yang meringankan. Nanti kita datangkan juga dari Manado. Kalau saya ungkap sekarang ya bukan kejutan lagi," kata dia.
Selain itu, Ronny juga sudah menyiapkan kejutan di persidangan dengan menunjukkan foto barang bukti yang belum diungkap di mana pun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor