SuaraSoreang.id - Putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep menyindir pernyataan polisi soal gas air mata yang menjadi penyebab ratusan kematian di Tragedi Kanjuruhan.
Kaesang Pangarep menyindir polisi dalam akun Twitternya dengan menggunakan sebuah meme.
Dia mengutip sebuah cuitan dari akun @txtpemerintah yang membagikan tangkapan layar dari sebuah berita yang mengungkapkan pernyataan polisi.
Pernyataan polisi tersebut menyatakan jika gas air mata dalam skala tinggi tidak mematikan.
Kemudian Kaesang Pangarep mengutip cuitan tersebut dengan sebuah meme yang menyindir.
Dalam meme itu menyinggung soal ketidakpercayaannya terhadap ungkapan polisi tersebut dengan menunjukkan sebuah percakapan.
"Lu percaya omongannya?," tulis dalam meme tersebut.
"Kaga," tulisnya lagi.
Polri nyatakan jika gas air mata tidak mematikan
Baca Juga: Rizky Billar Lempar Bola Biliar Ke Lesti Kejora Saat Hamil Tua, Kuasa Hukum: Hanya Menggeretak
Melalui akun media sosial Indtagram Divisi Humas Polri @divisihumaspolri, polisi menyatakan jika gas air mata tidak mematikan.
"Para ahli nyatakan gas air mata tidak mematikan," tulisnya dalam keterangan unggahannya.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo menurutkan jika tidak ada pendapat para ahli yang menyampaikan bahwa gas air mata tidak mematikan meski dalam penggunaan yang tinggi.
"Saya juga mengutip dari pendapat dari Prof. Made Gelgel, adalah guru besar dari Universitas Udayana, beliau ahli dibidang toksikologi atau racun. Beliau menyebutkan bahwa, termasuk dari Dr. Mas Ayu Elita, bahwa gas air mata atau CS ini dalam skala tinggi pun tidak mematikan," kata Kadiv Humas Polri saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (10/10).
132 orang tewas dalam Tragedi Kanjuruhan
Seperti diketahui, terdapat 132 orang tewas dalam Tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
Terkini
-
KPK Tegaskan Usulan Capres dari Kader Partai Tak Langgar Konstitusi
-
Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi, Ketua DPR Puan: Keamanan Jalur Harus Diperbaiki!
-
10 Jam Terjebak di Gerbong Maut, Kisah Endang Selamat dari Tragedi Kecelakaan Kereta Bekasi
-
Berapa Harga Tiket KA Argo Bromo Anggrek yang Kecelakaan di Bekasi?
-
Pesawat Alami Kendala Teknis, Satu Kloter Jemaah Calon Haji Asal Malang Tertahan di Kualanamu
-
Mudahkan Akses Kesehatan, BRI Kepanjen Hadirkan Ambulans untuk Santri di Malang
-
Basarnas Pastikan Evakuasi Tabrakan KRLArgo Bromo Selesai, Tak Ada Korban Tertinggal
-
Kiper Sassuolo: Ada Jay Idzes, Pertahanan Jadi Aman
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
BFI Finance Terseret Kasus Debt Collector Keroyok Warga: Kami Menolak Premanisme