SuaraSoreang.id - Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan korban jiwa, masih menyisakan kesedihan medalam bagi Aremania, khususnya para keluarga korban.
Seakan lepas tanggung jawab, Mochamad Iriawan atau Iwan Bule selaku Ketua Umum PSSI, malah menyalahkan panitia penyelenggara pertandingan atas tragedi Kanjuruhan tersebut.
Adanya upaya lepas tangan PSSI dari tragedi Kanjuruhan, jurnalis senior Najwa Shihab kembali beri komentar terkait hal itu.
Menurut Najwa, Tragedi Kanjuruhan menjadi bukti ketidak-becusan penyelenggara pertandingan dan aparat keamanan dalam penanganan massa yang turun ke lapangan.
"Menurutku yang terjadi di Kanjuruhan itu ketidak-becusan penyelenggara pertandingan, dan juga kekerasan yang dilakukan oleh aparat keamanan, dua hal itu," ucap Najwa dalam unggahan video di kanal YouTube-nya, yang diunggah pada Rabu (12/10/2022).
Ia juga menyadari ada beberapa pihak yang menyalahkan pihak lain dalam Tragedi Kanjuruhan, di antaranya fanatisme suporter yang dianggap berlebihan, hingga jadwal pertandingan yang dinilai terlalu malam.
Namun sekali lagi, kata Najwa menegaskan, bahwa hal yang harusnya menjadi fokus utama dalam Tragedi Kanjuruhan ini adalah ketidak-becusan penyelenggara pertandingan.
"Dalam hal ini, bukan hanya sebatas panitia pelaksana menurutku," ucap Najwa.
Najwa kemudian menyinggung soal hasil investigasi yang dilakukan PSSI terkait tragedi Kanjuruhan.
Baca Juga: Upaya Damai dengan Lesti, Hotma Sitompul akan Ajukan Penangguhan Penahanan Rizky Billar
Tanggung Jawab PSSI
Menurut Najwa, PSSI terlalu menganggap enteng tragedi Kanjuruhan dengan menyebutkan bahwa tragedi tersebut merupakan tanggung jawab panitia penyelenggara.
"Dan dengan enteng (Ketua Umum PSSI) menyampaikan ke publik 'ini kelalaian panpel, panitia pelaksana pertandingan. Ini salahnya panpel'," ujar Najwa menirukan pernyataan Iwan Bule beberapa waktu lalu.
Sementara, lanjut Najwa, jika harus diurut terkait siapa yang paling bertanggungjawab soal Tragedi Kanjuruhan adalah PSSI selaku federasi sepak bola di Indonesia.
"Di Indonesia, di statuta PSSI, itu jelas secara tegas tercantum tujuan PSSI itu untuk menyelenggarakan, mengatur, mengurus, mengkoordinir kompetisi," tegasnya.
"Jelas itu tujuan PSSI," tambahnya.
Najwa juga menyebutkan, bahwa memang benar jika dikatakan bahwa panitia pelaksana memiliki tanggung jawab terhadap seluruh pertandingan di kompetisi sepak bola. Namun hierarkinya berada di paling bawah.
Tag
Berita Terkait
-
Bela Ketum PSSI, Shin Tae-yong Ancam akan Mundur dari Kursi Pelatih Timnas
-
Sepakat dengan Shin Tae-Yong, Asnawi Mangkualam juga Bela Iwan Bule
-
TGIPF Sadari Ada Upaya Saling Lempar Tanggung Jawab Tragedi Kanjuruhan
-
Beberapa Pihak Terkait Tragedi Kanjuruhan akan Diperiksa sebagai Saksi Pekan Depan, Termasuk Indosiar
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati