SuaraSoreang.id - Buntut tragedi Kanjuruhan yang menewaskan setidaknya 132 korban jiwa, banyak publik yang mendesak ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule untuk mundur dari jabatannya.
Namun desakan mundur tersebut tidak disepakati oleh beberapa pihak, salah satunya adalah pelatih timnas Indonesia Shin Tae-Yong.
Pembelaan yang dilakukan Shin Tae-Yong kepada Iwan Bule juga turut disepakati oleh anak asuhnya di Timnas Indonesia, yakni Asnawi Mangkualam.
Sebagaimana diketahui, Shin Tae-Yong sempat mengungkapkan pembelaannya terhadap ketum PSSI tersebut melalui unggahan di akun media sosial miliknya.
Pelatih berusia 52 tahun itu bahkan mengancam akan ikut mundur apabila Iwan Bule menganggalkan jabatannya sebagai Ketum PSSI.
Menurut juru taktik asal Korea Selatan itu, Iwan Bule merupakan sosok yang berpengaruh atas kemajuan dunia sepak bola di tanah air.
Hal tersebut kemudian disepakati oleh Asnawi Mangkualam selaku anak asuhnya di Timnas Indonesia.
Pesebakbola kelahiran Makassar tersebut menilai, bahwa Iwan Bule sebagai sosok Ketua Umum PSSI terbaik sepanjang karirnya di sepak bola.
Pendapatnya itu ia sampaikan melalui insta story di akun Instagram pribadi miliknya, berdasarkan pengalamannya di Tim Nasional Indonesia selama kurang lebih 10 tahun.
Baca Juga: Rizky Billar Menginap di Polres Jaksel, Pemeriksaan Dilanjut Hari Ini
"This true, kurang lebih 10 tahun bersama timnas Indonesia, beberapa kali meraskan pergantian Ketum PSSI," tulis Asnawi di insta story miliknya, dikutip pada Kamis (13/10/2022).
"Dan jika mau menilai, sampai dengan saat ini memang Iwan Bule masih yang terbaik," tambahnya.
Selain kedua sosok tersebut, Iwan Bule juga diminta untuk tidak mundur dari jabatannya oleh Ketua Umum PSSI periode 1999-2003, Agum Gumelar.
Namun permintaan Agum Gumelar tersebut bukan atas dasar pembelaan terhadap Iwan Bule.
Menurut mantan Menteri Perhubungan itu, Iwan Bule selaku Ketua Umum PSSI saat ini, harus bertanggungjawab dan segera mengusut tuntas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan Aremania tersebut.
Maka menurutnya, tidak adil jika Iwan Bule harus mundur dari Ketua Umum PSSI sebelum ia menuntaskan kasus tersebut.
Sumber: Suara.com
Tag
Berita Terkait
-
TGIPF Sadari Ada Upaya Saling Lempar Tanggung Jawab Tragedi Kanjuruhan
-
Beberapa Pihak Terkait Tragedi Kanjuruhan akan Diperiksa sebagai Saksi Pekan Depan, Termasuk Indosiar
-
PT LIB dan Indosiar Saling Lempar Tanggung Jawab Terkait Jadwal Tanding Arema FC vs Persebaya
-
Putra Presiden Jokowi Sindir Polisi Soal Gas Air Mata di Tragedi Kanjuruhan, Kaesang: Lu Percaya Omongannya?
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung