SuaraSoreang.id - Lesti Kejora resmi mencabut laporan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) Rizky Billar di Polres Metro Jakarta Selatan.
Kini, Rizky Billar yang telah ditetapkan sebgagai tersangka telah dibebaskan Polres Metro Jakarta Selatan.
Kabar ini dikonfirmasi melalui pernyataan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi permohonan penangguhan penahanan Rizky Billar ditangguhkan.
"Setelah ini proses penangguhan akan dituntaskan. Paling cepat (pulang) malam ini juga," ujarnya.
Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari permintaan korban, yakni Lesti Kejora yang memutuskan untuk mencabut laporan KDRT Rizky Billar.
Namun, Rizky Billar tak sepenuhnya bebas. Dia masih harus tetap menjalankan sanksi wajib lapor.
"Wajib lapornya nanti mulai Senin," ujar Ade.
Ade juga berharap, meski pencabutan laporan sudah dikabulkan, Billar harus mematuhi prosedur hukum dan patuh menjalankan sanksi.
"Kami harap yang bersangkutan kooperatif," kata dia.
Baca Juga: MERINDING! 7 Suku Kanibal Paling Brutal di Dunia, Salah Satunya Ada di Indonesia
Seperti diketahui, Rizky Billar telah ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan Polres Metro Jakarta Selatan pada 13 Oktober lalu.
Ketika Billar ditunjukkan dalam konferensi pers, Kamis (13/10/2022), Lesti Kejora diam-diam muncul melalui pintu belakan Polres Metro Jakarta Selatan didampingi pengacaranya.
Soal perdamaian ini merupakan permintaan Rizky Billar melalui pengacara Hotma Sitompul.
Kepada wartawan, Lesti Kejora menyampaikan jika keputusannya ini dipilih demi masa depan sang anal.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?