SuaraSoreang.id - Isu terkait ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mencuat ke permukaan.
Banyak pihak yang kemudian membenarkan dan banyak pihak pula yang membantah atas tudingan tersebut.
Presiden Jokowi pun akhirnya buka suara terkait isu tersebut, dengan mengunggah sebuah momen reuni bersama kawan-kawannya semasa kuliah dulu.
Ada dua buah foto yang dibagikan Jokowi dalam unggahannya tersebut, yakni momen wisuda di Universitas Gadjah Mada dan momen reuni bersama kawan-kawannya.
"Di antara teman-teman kuliah semasa di Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada," tulis Jokowi dalam keterangan di unggahannya tersebut, dikutip dari akun Twitter pribadinya, Senin (17/10/2022).
Dalam unggahan tersebut, terlihat Jokowi sedang bercengkrama dengan kawan-kawannya, yang saat ini sudah meniti karir mereka masing-masing.
"Kami berasal dari daerah yang berbeda-beda. Kini masing-masing sudah meniti karir sendiri, ada yang masuk Perhutani, ada yang jadi dosen, wiraswasta, dll," sambungnya dalam unggahan tersebut.
Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, penulis buku "Jokowi Undercover" Bambang Tri Mulyono menggugat Presiden Jokowi yang diduga telah melakukan pemalsuan ijazah sekolahnya.
Gugatan tersebut dilayangkan oleh Bambang ke Pengadilan Negeri Jakarta pada tanggal 3 Oktober 2022.
Baca Juga: Hari ini PN Jakarta Selatan akan Gelar Sidang Perdana Kasus Ferdy Sambo Cs
Dalam gugatan tersebut, diduga ijazah palsu Jokowi digunakan untuk proses pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada 2019 lalu.
Gugatan yang diklasifikasikan sebagai Perkara Perbuatan Melawan Hukum (PMH) sudah didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta dengan nomor perkara 592/Pdt.G/2022/PN Jkt.Pst.
Selain ijazah S1, Jokowi juga diduga telah memalsukan ijazah mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Sumber: Twitter @jokowi
Tag
Berita Terkait
-
Akbar Tandjung Tepis Tudingan Berkhianat dari Golkar, Berdalih Penghormatan Sebagai Senior HMI
-
Jokowi Paparkan Data Keluhan tentang Polisi di Istana Negara, dari Pungli, Kekerasan dan Gaya Hidup
-
80 Orang Saksi telah Diperiksa, Penyidikan Tragedi Kanjuruhan Terus Berlanjut
-
Terkuak, Alasan Jokowi Melarang Jajaran Polri Membawa Tongkat Komando saat Pengarahan di Istana Negara
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah
-
Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa
-
Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?
-
Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami