SuaraSoreang.id-Kabar perjalanan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) Rizky Billar masih menjadi perbincangan hangat.
Kasus KDRT Lesti Kejora oleh suaminya Rizky Billar, kini disoroti oleh Komnas Perlindungan Anak.
Pihak Komnas Perlindungan Anak, melalui Arist Merdeka Sirait angkat bicara terkait pencabutan laporan kasus dugaan KDRT Rizky Billar, yang dicabut oleh Lesti Kejora.
Hal itu disampaikan Arist Merdeka Sirait yang berderal dalam video di laman Instagram, Arist menyinggung soal pembohongan publik serta dugaan eksploitasi anak.
Melansir laman Instagram dengan akun @insta_julid pada 18 Oktober 2022, menampilan video penyampaian Arist Merdeka Sirait.
"Tapi bagi Komnas Perlindung Anak sangat kecewa karena apa karena alasan Lesti Kejora menggunakan demi kepentingan terbaik anaknya," kata Aris Merdeka.
Dalam Video tersebut, Arist juga menjelaskan bahwa keputusan Lesti Kejora mencabut laporan kasus KDRT dengan alasan anak, tidak dibenarkan.
"Itu tidak dibenarkan oleh Komnas Perlindungan Anak. Alasannya karena anaknya membutuhkan bapaknya. Ya, semua anak membutuhkan ayahnya. Tapi itu tidak dipakai alasan," jelasnya.
Secara tegas Komnas Perlindungan Anak juga menyebut hal itu sebagai bentuk Eksploitasi anak.
Baca Juga: Akademi Persib Puteri Harus Akui Keunggulan Wakil Thailand 1-3 dalam Kompetisi WFC 2022
"komnas perlindung anak menilai Lesti Kejora mengeksploitasi anaknya hanya karena ketakutan kehilangan suami," tegas Aris Merdeka.
Arist Merdeka juga menyebut bahwa pencabutan laporan kasus KDRT oleh Lesti Kejora ini telah menganggu gerakan penegakan hukum terhadap anti KDRT.
"Sekali lagi, kami kecewa dengan yang dilakukan Lesti Kejora, sekalipun itu merupakan hak dari Lesti Kejora," tambahnya.*
Sumber: Instagram Insta Julid
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis