SuaraSoreang.id - Sepanjang sejarah manusia, banyak dikisahkan berbagai ras manusia dengan ciri dan bentuk fisik yang bisa dikatakan tidak lazim.
Hingga saat ini pun banyak dikisahkan beberapa suku dan ras di Indonesia yang memiliki keunikan tersendiri karena sama sekali tidak tersentuh dunia modern dan masih dianggap misterius.
Beberapa contohnya adalah suku Mante di Aceh, yang dipercaya masih ada hingga saat ini. Atau contoh lain yakni suku Moro dan Berebere di Maluku.
Apabila di Indonesia saja masih banyak suku dan ras manusia misterius, bagaimana dengan negara lainnya?
Berikut salah satu contoh ras manusia paling misterius yang berasal dari Himalaya, tepatnya di lembah Gunung Imaus, yang bernama Abarimon.
Dari segi fisik, bentuk fisik dari ras Abarimon ini sekilas tampak mirip dengan ras manusia pada umumnya, hanya saja dari pergelangan kakinya hingga ke bawah memiliki bentuk yang terbalik dari manusia biasa.
Kendati demikian, Abarimon mampu untuk berlari dengan sangat cepat melebihi kecepatan manusia pada umumnya, sehingga setiap upaya untuk memburunya selalu menemui kegagalan.
Legenda setempat meyakini bahwa ras Abarimon ini menghirup udara yang khusus, maka ras tersebut tidak akan mungkin dapat hidup dengan udara di wilayah lain.
Masyarakat di sana juga percaya, bahwa Abarimon tidak mungkin dapat keluar dari wilayah hidup mereka, karena mereka tidak akan mampu untuk hidup di tempat lain.
Baca Juga: Siti KDI Gantikan Posisi Lesti Kejora sebagai Juri Dangdut Academy 5, Resmi Dipecat?
Ras Abarimon ini juga merupakan ras yang sama sekali tidak pernah tersentuh oleh peradaban modern dan tidak berbusana.
Namun, ras Abarimon memiliki taktik untuk menghidari kejaran dari orang-orang yang hendak menangkapnya.
Taktik jitu tersebut adalah dengan menggunakan topeng di belakang kepalanya, sehingga ras Abarimon ini dianggap sebagai manusia biasa tanpa ada perbedaan dari segi fisiknya.
Ras atau suku Abarimon ini pertama kali diperkenalkan dalam sebuah buku karangan Pliny the Elder yang berjudul Natural History (VII 11) dan juga buku karya Aulus Gellius yang berjudul Attic Nights.
Selain itu, ras Abarimon ini juga dikabarkan memiliki kemiripan dari segi fisiknya dengan makhluk mitologi Ciguapa dari Dominika.(*)
Sumber: Kanal YouTube Harry Ware
Tag
Berita Terkait
-
Mengenal Ikan Dewa Cibulan, Dianggap Jelmaan Prajurit Prabu Siliwangi, Populasinya Tetap dan Bila Mati Dibungkus Kafan
-
Pele Ikut Bersimpati atas Tragedi Kanjuruhan Malang: Bencana Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola Dunia
-
4 Cerita Mistis di Kampus Bandung, Arwah Penasaran di Unpad dan Denting Piano yang Dimainkan Noni Belanda di UPI
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Timur Tengah Memanas, RI Resmi Setop Seluruh Penerbangan Internasional!
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
-
Arus Mudik H-4 Idulfitri, 100 Ribu Orang Sudah Berangkat dari Stasiun Gambir
Terkini
-
Thom Haye Bangga Maarten Paes Gabung Ajax, Ingatkan Tekanan Besar Menanti
-
Rumah Ambruk di Tamansari Bandung, Tiga Warga Tertimpa
-
Tanah Abang Bergeliat: Tren Butter Yellow hingga Paper Silk Jadi Primadona
-
Dampak Krisis Fiskal: Ribuan Pegawai PPPK di Sulbar WFH 2 Bulan
-
Promo Berkah Ketupat Istimewa Honda Persiapan Lebaran 2026, Cukup Mahar Rp500 Ribu Bawa Scoopy
-
Dukung Arus Lebaran, KAI Berangkatkan Ratusan Pemudik Gratis ke Semarang
-
Whoosh ke Surabaya: Ambisi Melaju Kilat di Atas Tumpukan Utang Negara
-
4 Film Legendaris Berlatar Iran, Menyentuh Hati di Tengah Gejolak Dunia
-
Mengapa PPPK Sulbar Tak Dapat THR? Ini Penyebabnya
-
Ditipu Sehari Sebelum Mudik, Yunita Tetap Pulang Demi Orang Tua