SuaraSoreang.id - Seorang wanita bercadar yang mencoba menerobos Istana Negara beberapa waktu lalu, mendapat respon dari beberapa pihak.
Salah satunya adalah dari Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Moh Mahfud MD.
Menurut Mahfud MD, aksi yang dilakukan oleh wanita bercadar tersebut merupakan sebuah bukti bahwa paham radikalisme masih ada di tahan air.
"Bahwa kemarin ada seorang perempuan yang menerobos Istana negara dengan membawa pistol FN, Itu sebagai bukti bahwa radikalisme itu masih ada," ucap Mahfud MD, dikutip dari PMJ News, Jumat (28/10/2022).
Maka dari itu, kata Mahfud MD, masyarakat masih perlu untuk diberi pemahaman terkait bahaya radikalisme untuk kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Maka dimulai dari berbagai lembaga pendidikan dan juga di rumah. Bahwa negara ini adalah karunia Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan kepada kita kesempatan untuk maju seperti sekarang," sambungnya.
Selanjutnya, Mahfud MD juga menjelaskan bahwa Pancasila merupakan nilai dasar yang harus menjadi kesepakatan bersama.
"Nilai dasarnya adalah Pancasila sebagai kesepakatan bersama. Kalau dalam bahasa agama itu Pancasila itu janji suci untuk hidup bersama. Itu nilai dasarnya," tuturnya.
Lebih lanjut Mahfud MD mengingatkan untuk terus menggalakan kampanye terkait Pancasila sebagai dasar negara yang harus menjadi kesepakatan bersama yang utuh, yang apabila dilanggar, akan mengakibatkan bahaya bagi kelangsungan NKRI.
Baca Juga: PSSI akan Percepat KLB, Bagaimana Nasib Pemberhentian Liga 1 2022-2023?
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seorang wanita bercadar diketahui menodongkan pistol ke personel Paspampres untuk menerobos masuk ke Istana Negara.
Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, wanita tersebut menghampiri anggota Paspampres yang tengah berjaga di depan gerbang Istana Negara.
Wanita yang diperkirakan berusia 25 tahun tersebut, kemudian menodongkan senjata api ke arah anggota Paspampres yang tengah bertugas.
Senjata api tersebut saat ini telah diamankan oleh pihak kepolisian, termasuk tas dan sebuah handpone milik pelaku.(*)
Sumber: PMJ News
Berita Terkait
-
Mahfud MD: Bukti Radikalisme Masih Ada, dari Insiden Perempuan Bercadar dan Bersenjata yang Terobos Istana
-
Belum Tentu Aksi Teror, Moeldoko Sebut Aksi Perempuan Bercadar yang Diduga Todong Paspampres Beraksi Sendiri
-
Perempuan Bercadar Diduga Menodongkan Senjata Api ke Arah Paspampres, Nekat Menerobos Masuk Istana Negara
-
Ketua Umum PSSI Bisa Saja Tersandung Pidana dalam Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD Beberkan Alasannya
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026