SuaraSoreang.id - Secara tegas Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, menyatakan bahwa Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) wajib bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan yang telah menewaskan sebanyak 133 korban jiwa.
Bahkan, Ketua Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) itu menyebutkan bahwa Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau Iwan Bule, bisa saja tersandung hukum pidana atas tragedi mematikan tersebut.
Hal tersebut dikatakan Mahfud MD berdasarkan hasil investigasi TGIPF dalam mengungkap penyebab terjadinya kerusuhan pasca pertandingan yang mempertemukan dua rival abadi Liga 1 Indonesia, Arema FC vs Persebaya Surabaya, pada 1 Oktober 2022 lalu.
Meskipun dalam hasil investigasi TGIPF disimpulkan bahwa penyebab kematian ratusan korban tersebut adalah karena gas air mata yang ditembakkan aparat kepolisian, namun Mahfud MD menilai bahwa PSSI selaku federasi sepak bola Indonesia harus bertanggungjawab penuh atas tragedi mematikan itu.
Sebagaimana aturan pengamanan penonton pertandingan yang diatur oleh FIFA, bahwa penggunaan gas air mata itu dilarang, seharusnya PSSI memberi imbauan kepada pihak keamanan stadion untuk tidak menggunakannya.
"Nah, oleh sebab itu, PSSI harus bertanggungjawab. Tanggung jawab seperti itu kan kita tidak bisa masuk pada statuta, pada aturan FIFA,"
Maka dari itu, lanjut Mahfud, ada dua hal yang menjadi tanggung jawab PSSI atas Tragedi Kanjuruhan itu. Yakni tanggung jawab hukum pidana dan tanggung jawab moral.
"Oleh sebab itu, kita katakan begini, tanggung jawab itu ada dua. Tanggung jawab hukum pidananya sudah mulai disidik dan itu bisa saja kena ketua PSSI nanti,"
Tanggung jawab yang pertama terkait hukum pidana, kata Mahfud, pihak kepolisian saat ini tengah melaksanakan tanggung jawabnya, dengan melakukan pencarian terhadap pelaku yang memiliki wewenang soal penembakkan gas air mata tersebut.
Baca Juga: Selain Kasus KDRT, Sederet Kontroversi ini Juga Sempat Menimpa Rizky Billar
Mahfud MD menyebutkan, saat ini setidaknya sudah ada 16 anggota kepolisian yang diperiksa atas insiden penembakkan gas air mata.
Selanjutnya, Mahfud MD menyinggung soal tanggung jawab moral seluruh jajaran PSSI yang direkomendasikan TGIPF untuk segera mundur dari kepengurusan usai Tragedi Kanjuruhan.
Namun, pemerintah tidak bisa secara langsung mencabut seluruh jajaran PSSI dari jabatannya, lantaran federasi sepak bola Indonesia itu berada di bawah naungan FIFA.
"Sehingga, kita tanggung jawabnya itu ada hukum yang terus diproses dan ada moral. Mundur gitu, mundur itu di mana-mana boleh, tidak melanggar aturan," pungkasnya.(*)
Sumber: Suara.com
Tag
Berita Terkait
-
Kepolisian Jadi Pihak yang Paling Bertanggung Jawab dalam Tragedi Kanjuruhan, Berdasar Hasil Survei LSI
-
Klaim Polisi Gas Air Mata tak Mematikan Dibantah Mahfud MD: Saya Gak Peduli Kandungan Kimianya!
-
Mahfud MD Tegaskan Gas Air Mata Jadi Penyebab 133 Orang Meninggal Dunia dalam Tragedi Kanjuruhan
-
Hari Ini, Ketum PSSI Iwan Bule akan Diperiksa Polisi terkait Tragedi Kanjuruhan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sindiran Pedas Presiden Brasil: Neymar Satu-satunya Pemain WFH di Piala Dunia 2026
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Joget Gemoy Ratu Belanda di Ruang Ganti Usai Curacao Tahan Imbang Ekuador Viral