SuaraSoreang.id - Menyikapi situasi dunia pesekbolaan Indonesia yang kian rumit usai terjadinya tragedi Kanjuruhan, Komite Eksekutif PSSI sepakat untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB).
Keputusan KLB diambil setelah Komite Eksekutif PSSI menggelar rapat darurat sekaligus respons terhadap permintaan tertulis dari Persis Solo dan Persebaya Surabaya.
Diketahui, Persis Solo dan Persebaya melayangkan surat resmi kepada PSSI terkait kejelasan kelanjutan Liga 1 2022 pasca tragedi kanjuruhan.
Pihaknya menilai jika penundaan Liga 1 2022 dalam waktu yang terlalu lama, telah merugikan klub baik dari segi teknis maupun non-teknis.
Jika mengacu pada aturan yang berlaku, pemilihan kepengurusan PSSI yang baru bisa dilakukan dengan Kongres Biasa Pemilihan.
Namun, Kongres Luar Biasa pun bisa digelarkan asalkan mengacu pada statuta PSSI yang ada.
"Rapat Exco emergency yang dihadiri 12 anggota memutuskan untuk mempercepat Kongres Biasa Pemilihan melalui mekanisme KLB sesuai tahapan aturan organisasi," kata Ketum PSSI Mochamad Iriawan, seperti dikutip dari Suara.com, Sabtu (29/10/2022).
Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu mengatakan, jika mengacu pada statuta PSSI tentang KLB, maka sekurang-kurangnya 2/3 dari delegasi mengajukan secara tertulis.
"Sesuai statuta PSSI tentang KLB, seharusnya sekurang-kurangnya 2/3 dari delegasi yang mewakili anggota PSSI mengajukan permintaan secara tertulis," pungkasnya.
Disaat yang bersamaan, mencegah supaya tidak terjadinya perpecahan, Komite Eksekutif PSSI merespon permohonan dari Persis Solo dan Persebaya.
Pihaknya berharap dengan adanya KLB untuk menentukan kepengurusan PSSI yang baru, Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 bisa kembali digelar untuk meminimalisir kerugian setiap klub.
"Kami harap keputusan ini menjadi pertimbangan bagi pemangku kepentingan kiranya dapat membantu diputarnya kembali Liga 1, Liga 2, liga 3 yang selama ini menjadi nafas dan marwah sepakbola Tanah Air," tandasnya.
Terkait tahapan pelaksanaan KLB, pihak PSSI akan segera melayangkan surat resmi permohonan kepada FIFA.
Setelah itu, barulah KLB bisa dieglar sekurang-kurangnya 3 bulan kedepan setelah surat permohonan itu dilayangkan.
"Tahapan Kongres Luar Biasa akan kami mulai dari berkirim surat pemberitahuan kepada FIFA berisi usulan KLB," tandasnya.
Berita Terkait
-
Akui KLB PSSI Sesuai Rekomendasi TGIPF, Mahfud MD Masih Pertanyakan Tanggung Jawab Moral
-
Gilang Juragan 99 Mundur, Arema FC Pilih Fokus Dulu Dukung Percepatan KLB
-
Gilang Pramana Mundur, Berikut Sosok Iwan Budianto Pemegang Saham Terbesar Arema FC
-
Arema FC Dukung Keputusan PSSI Percepat KLB
-
Exco Gelar Rapat Darurat, PSSI Surati FIFA, KLB Bakal Dipercepat
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Semen Gresik Maknai Hari Kartini dengan Mendorong Peran Perempuan dalam Pengelolaan Lingkungan
-
BRI Tegaskan Komitmen Gender Equality melalui Kepemimpinan dan Pemberdayaan UMKM Perempuan
-
Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun
-
Sensasi Gelas Beku -86 Derajat Celsius hingga Rasa Okinawa, Ini Cara BeanStar Coffee Ubah Tren Ngopi
-
Perkuat Peran Perempuan, BRI Hadirkan Kepemimpinan Inklusif dan Akses UMKM Lebih Luas
-
Viral Nenek Aniaya Cucu hingga Tewas, Tak Dibenarkan tapi Dikasihani
-
BRI Dorong Kesetaraan Gender Lewat Kepemimpinan Inklusif dan Pemberdayaan UMKM Perempuan
-
Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom
-
Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia
-
5 Rekomendasi Drakor Tema Monarki Konstitusional, Perfect Crown Jadi Trending