"Gaada buk, Lia cuman bersihin sarang laba laba doang, kotor banget soalnya." Jelas Lia.
"Nah, mungkin itu Lia, rumah dia di salah satu sarang laba laba yang mungkin kamu bersihkan"
Lia yang mendengarnya hanya diam, termenung beberapa saat, hingga dia seperti mengingat sesuatu
"Oh iyaa bu, aku inget, pas dia marah marah dia ada beberapa kali nunjuk ke arah satu sudut atap sambil bilang "Itu rumahku,kenapa kamu buang" gitu bu.
"Nah itu dia lia, dia marah, ngapa pula kamu buangkan rumahnya" Jawab kembali ibunya.
"Iyakan Lia gatau bu, lagian kotor banget, dalam rumah kan memang gaboleh ada sarang laba laba"
"iya, iya"
Kemudian Lia pun kembali mengingat salah satu penghuni kostan sebelum Lia datang dan menempati kostan itu.
"Ohya bu, Lia juga baru tau ternyata alasan Bu Erna pindah kostan dari kostan yang Lia tempati sekarang."
Bu Erna, teman sekantor Lia yang sudah lebih dulu menempati kamar kostan itu, tapi buk Erna hanya bertahan satu bulan, katanya kostannya kotor, tiap hari banyak sekali kotoran tikus ditiap sudut ruang kostan.
Baca Juga: Seperti Ku Tunggu Jandamu, Nathalie Holscher Siap Dipersunting sang Mantan
Padahal sudah dibelikan penangkap tikus, racun tikus tapi tidak ada tikus yang mati ataupun terperangkap. Yang anehnya, Lia yang sudah lama tinggal di kostan belum pernah melihat tikus kotor sama sekali. Hal itupun membuat Lia sadar, bahwa tikus itu mungkin saja adalah sejenis dari sosok yang sama yang suka menganggunya.
Akhirnya, setelah Lia tahu apa alasan yang membuat penghuni kostannya marah, Lia pun meminta maaf kepada sosok wanita itu dan memintanya agar tidak mengganggunya lagi.
Berbulan-bulan dari kejadian itupun telah berlalu, sosok itu akhirnya tidak pernah menganggu Lia lagi.
Pada awal tahun 2022, Lia pun memutuskan untuk kembali pindah dari kostan tersebut.(*)
Sumber: Laman Twitter @silpiiee
Berita Terkait
-
Kisah Horor Nyata, Nekat Mendaki Sendirian Lewat Jalur Pasar Setan Candi Ceto di Gunung Lawu
-
Cerita Horor Gedung Bioskop Bekas Supermarket di Pulau Jawa
-
Cerita Horor Pendaki Gunung Salak, Tenda Dikelilingi Tentara Bermuka Pucat
-
MERINDING! Kisah Horor Nyata yang Dialami Siswa SMA Ketika LDKS di Puncak
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta