SuaraSoreang.id - Kang Dedi Mulyadi bernostalgia saat menjadi aktivis HMI Purwakarta dulu bersama teman-teman mendiang istri pertamanya.
Momen terjadi ketika kang Dedi Mulyadi mengundang teman-teman istri pertamanya yakni mendiang Sri Widyowati yang sesama mantan aktivis HMI di kediamannya.
Kang Dedi Mulyadi bersama anak sulungnya Maula Akbar menerima kedatangan teman-teman ibunya itu. Beberapa tamu yang datang tampak memberi hadiah kado kepada anak sulung kang Dedi Mulyadi itu.
Dalam pertemuan yang seperti momen syukuran ulang tahun Maula Akbar itu, kang Dedi Mulyadi bercerita dan bernostalgia soal kehidupan saat menjadi mahasiswa dan aktivis HMI dulu.
Kang Dedi dengan semangat memperkenalkan teman-teman mendiang ibunya itu kepada Maula Akbar sambil mengisahkan cerita pertemannya semasa jadi aktivis HMI di cabang Purwakarta.
Diketahui saat itu Kang Dedi menjabat sebagai ketua HMI di Purwakarta, pertemuan dengan mendiang istrinya yang pertama juga bermula dari organisasi ini.
"Kita hari ini bernostalgia mengenang masa susah waktu itu, dulu ini hadir juga yang juru masak di sekretariat (HMI) suka masak sup tulang," ujar Kang Dedi sambil menunjuk salah seorang teman istri pertamanya itu, dikutip dari youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, Sabtu (5/11).
Lanjut kang Dedi juga mengisahkan dulu mantan aktivis HMI purwakarta ini setiap pagi masak dan dimakan bersama-sama dengan semua anggota HMI termasuk mendiang istri Kang Dedi yakni Sri Widyowati.
Uniknya, Kang Dedi Mulyadi juga bercerita mendapat uang semasa jadi aktivis didapat hasil dari jualan koran didepan kantor partai.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Syukuran Ultah Maula Akbar, Undang Teman-teman Istri Pertamanya Mantan Aktivis HMI
"Dulu julan koran di kantor Golkar, dapat duit Rp600 perak bisa beli karedok sama nasi," jelas Kang Dedi.
Mendiang Istri Pertama Kang Dedi Mulyadi dikenal sosok yang Baik dan Loyal terhadap Teman-temannya Sesama Aktivis HMI dulu
Setiap hari selalu ada yang memasak di sekretariat HMI lantaran banyak anggota yang berada di sana.
Sementara itu Sri Widyowati yang disapa Neng Sri oleh rekan-rekannya dikenal sangat loyal kepada teman-temannya.
Sri Widyowati dikenal sosok yang sering mentraktir serta suka memberi makan kepada teman-temannya, terlebih saat dapat kiriman uang dari orangtua.
Sebelum momen reuni ini digelar, Kang Dedi Mulyadi baru saja mengungkapkan ke publik jika anak pertamanya Ahmad Habibi Bungsu Maula Akbar bukan anak dari Anne Ratna Mustika yang merupakan Bupati Purwakarta sekarang.
Ahmad Habibi Bungsu Maula Akbar atau Maula Akbar adalah anak dari seorang ibu bernama Sri Widyowati yang sudah meninggal dunia.
Tag
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Syukuran Ultah Maula Akbar, Undang Teman-teman Istri Pertamanya Mantan Aktivis HMI
-
Akui Hanya Ingin Dapat Perhatian Sang Idola, Ibu-ibu Penghina Dewi Perssik Terancam Pidana 4 Tahun Penjara
-
Setelah Bertemu, Dewi Perssik Akui Tidak Tega Penjarakan Ibu-ibu yang Menghina Dirinya, Ini Alasannya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026