SuaraSoreang.id - Ramai sorotan pemberitaan Puan Maharani yang sambangi Itaewon, Korea Selatan mengingat tragedi Halloween maut yang menewaskan ratusan orang.
Ketua DPR itu dinilai tak berempati atas tragedi Kanjuruhan di Malang yang juga menewaskan ratusan orang. Bahkan kasusnya lebih sulit ketika diungkap.
Atas sikap Puan Maharani di Itaewon, Band The Panturas beri kritik pedas kata ketua DPR itu.
Mereka menilai, Puan Maharani seharusnya lebih menyuarakan rakyat mengingat 40 hari tragedi Kanjuruhan.
"40 hari tragedi Kanjuruhan, Ketua DPR yang seharusnya berbicara paling lantang mewakili rakyat malah ke Itaewon," cuit The Panturas dalam akun Twitternya, dikutip Suara.com, Kamis (10/11/2022).
Di samping itu, The Panturas juga kecewa dengan tiadanya pihak yang mengingatkan Puan Maharani untuk lebih dulu menyelesaikan kasus Tragedi Kanjuruhan.
"(misalnya pihak staff bisa mengingatkan)'Bu Puan, besok 40 hari Kanjuruhan, kita tabur bunga aja ke Malang yuk. Kita seharian di Malang, ikut berdoa di stadion terus abis makan siang ketemu Kapolda buat follow up kasusnya udah sampe mana. Malemnya kita ngobrol ama supporter bu. Ini bisa sedikit perbaiki citra Ibu,'" lanjut cuitan The Panturas.
Selain mengkritik Puan Maharani, The Panturas juga menyoroti kinerja para wakil rakyat yang dinilai tidak mewakili rayat.
"Masak kudu kami yang jadi anggota DPR?" cuit The Panturas.
Baca Juga: Berurai Air Mata di Tengah Proses Cerai, ini Alasan Ambu Anne Berangkat Umrah
Tak hanya The Panturas, banyak juga warganet yang sepakat dengan argumen kritik pada Puan Maharani.
"setuju sih bang..setidaknya empati gtu ya...kalopun iya ke itaewon dan berdo'a..jgn di up ke media..." cuit @g******.
"40 hari buk, deket nih cuma malang, gausah jauh² nyebrang lautan lintas negara
@puanmaharani_ri," cuit @p*****.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan