/
Jum'at, 11 November 2022 | 14:18 WIB
The Panturas kritik Puan Maharani (instagram/thepanturas)

SuaraSoreang.id - Ramai sorotan pemberitaan Puan Maharani yang sambangi Itaewon, Korea Selatan mengingat tragedi Halloween maut yang menewaskan ratusan orang.  

Ketua DPR itu dinilai tak berempati atas tragedi Kanjuruhan di Malang yang juga menewaskan ratusan orang. Bahkan kasusnya lebih sulit ketika diungkap.

Atas sikap Puan Maharani di Itaewon, Band The Panturas beri kritik pedas kata ketua DPR itu.

Mereka menilai, Puan Maharani seharusnya lebih menyuarakan rakyat mengingat 40 hari tragedi Kanjuruhan.

"40 hari tragedi Kanjuruhan, Ketua DPR yang seharusnya berbicara paling lantang mewakili rakyat malah ke Itaewon," cuit The Panturas dalam akun Twitternya, dikutip Suara.com, Kamis (10/11/2022).

Di samping itu, The Panturas juga kecewa dengan tiadanya pihak yang mengingatkan Puan Maharani untuk lebih dulu menyelesaikan kasus Tragedi Kanjuruhan.

"(misalnya pihak staff bisa mengingatkan)'Bu Puan, besok 40 hari Kanjuruhan, kita tabur bunga aja ke Malang yuk. Kita seharian di Malang, ikut berdoa di stadion terus abis makan siang ketemu Kapolda buat follow up kasusnya udah sampe mana. Malemnya kita ngobrol ama supporter bu. Ini bisa sedikit perbaiki citra Ibu,'" lanjut cuitan The Panturas.

The Panturas kritik pedas Puan Maharani atas Tragedi Kanjuruhan (sumber: Twitter/Thepanturas)

Selain mengkritik Puan Maharani, The Panturas juga menyoroti kinerja para wakil rakyat yang dinilai tidak mewakili rayat.

"Masak kudu kami yang jadi anggota DPR?" cuit The Panturas.

Baca Juga: Berurai Air Mata di Tengah Proses Cerai, ini Alasan Ambu Anne Berangkat Umrah

Tak hanya The Panturas, banyak juga warganet yang sepakat dengan argumen kritik pada Puan Maharani.

"setuju sih bang..setidaknya empati gtu ya...kalopun iya ke itaewon dan berdo'a..jgn di up ke media..." cuit @g******.

"40 hari buk, deket nih cuma malang, gausah jauh² nyebrang lautan lintas negara 
@puanmaharani_ri," cuit @p*****.

Load More