Dwikorita sebagai kepala BMKG yang sudah paham penanganan bencana, tentu langsung mempraktekkan ilmu yang telah didapatkannya.
Cara mitigasi ini kembali dia umumkan dan memberikan imbauan kembali pada peserta rapat.
"Mohon izin sebentar bapak. Seandainya ada lagi (gempa) mohon untuk masuk di bawah meja. Dan kalau sudah tenang sebaiknya kita keluar melalui pintu dibagi, yang sebelah sana pintu sana, sebelah sana pintu sana," kata Dwikorita.
Roberth kemudian langsung menanggapi dengan memberi informasi bahwa banya ada satu pintu keluar di ruang rapat.
"Nggak ada pintu lain lagi bu, satu pintu saja,(tertawa)" ungkap Roberth.
"Oh saya pikir ada, berarti hanya, sebetulnya sebaiknya dua tapi oke lah. Mungkin kita, kita anu aja dulu, kita jalan dulu aja. Nanti kalau ada lagi, sembunyi lagi (di bawah meja). Terima kasih," jawab Dwikorita.
Akhirnya pada imbauan ini, Robert masih sambil dengan cengengesannya memutuskan untuk skors rapat dan meninggalkan ruangan.
"Iya. Harusnya, harusnya kalau gempa begini kita keluar dulu ya. Tunggu mungkin 30 menit kemudian baru kita masuk lagi. Jadi saya skors, kita keluar dulu lah. (Tertawa) ya?" kata Roberth.
"Mumpung tenang, kita keluar dulu," kata Dwikorita.
Baca Juga: Adik Dj Dinar Candy Hilang akibat Gempa Cianjur, Sayembara Hingga Tawari Imbalan bagi yang Temukan
"Iya, iya, iya. Jadi saya skors ya," tutup Roberth sambil mengetuk palu si meja pimpinan tanda rapat berakhir dengan skors.
Netizen Kritik soal Pelatihan Mitigasi Bencana Belum Merata
Merespon video yang menampilkan tertawaan Robeth Rouw, netizen justru terpantik untuk melihat bagiamana sistem di Indonesia kurang memberikan pelatihan mitigasi bencana pada masyarakat.
"Terus terang saja, di Indonesia memang kurang juga sih semacam pelatihan tanggap bencana. Jangan pelatihan terhadap warga, terhadap aparat saja mungkin sangat jarang. Saya saja ASN belum pernah dapat pelatihan terkait kebencanaan," ungkap @asnmilitan.
Selain itu, banyak yang juga sepakat akan statement ini. Ada netizen yang mengaku jika pengetahuan soal mitigasi bencana diketahui dengan mempelajarinya sendiri.
"Betul, selama ini saya juga belum pernah dapat pelatihan mitigasi bencana dari pemerintah. Belum pernah ada simulasi dari pihak terkait di kampungku. Mitigasi ya belajar sendiri, dapat ilmu dari akun penyebar ilmu @Jogja_Uncover," tulis @nico*****.
Ada juga yang menduga jika tidak adanya pelatihan mitigasi bencana ini disebabkan tak disediakannya dana untuk pelatihan.
"Mungkin blum ada anggaran untuk pelatihan," tulis akun @Ivan****.
Ada pula yang membandingkannya dengan negara tetangga yang sama-sama kerap kali diguncang gempa dan tsunami.
"Beda dengan Jepang dan Filipina," tulis 'Dick*****. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar