SuaraSoreang.id - Guru Ngaji Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menjadi sorotan beberapa waktu lalu usai Dedi Mulyadi sindir sosok tersebut.
Terkait proses perceraiannya dengan Ambu Anne, pada pekan lalu usai sidang pokok perkara, Dedi Mulyadi mengeluhkan peran guru ngaji di belakang keputusan Ambu Anne.
Namun, sosok guru ngaji yang diungkapkan Dedi Mulyadi tak disebutkan namanya dan menjadi Misteri.
Sebab, Kang Dedi Mulyadi terlihat kesal dengan menyindir ketaatan Ambu Anne pada guru ngajinya.
Menurut Kang Dedi, gugatan cerai yang dilayangkan Ambu Anne karena sering berkonsultasi dan diberi nasehat oleh guru ngajinya.
Dia juga menceritakan bahwa Ambu Anne sangat patuh terhadap guru ngajinya tersebut.
"Sangat hormat dan patuh pada gurunya," ungkap Kang Dedi.
Kemudian, dengan kepatuhannya itu Ambu Anne akhirnya mengalami kegelisahan antara menuruti suami atau guru ngajinya.
"Itu yang menjadi sesuatu barangkali kegelisahan dia antara ketaatan pada guru dan ketaatan pada suami," kata Kang Dedi.
Baca Juga: Denise Chariesta Tak Takut Diblokir Kominfo, Malah Tuding RD Bayar Buzzer Pakai Uang Kantor
Kang Dedi Mulyadi juga menyenggol soal syariat Islam yang menjadi alasan Ambu Anne ceraikan sang suami.
Kang Dedi juga membahas terkait syariat Islam yang menjadi alasan Ambu Anne gugat cerai.
Menurutnya jika Ambu Anne taat pada syariat Islam seharusnya tidak boleh berangkat umrooh tanpa seizin suami.
"Pertanyaannya adalah, boleh nggak sih orang pergi umroh ke suaminya nggak izin?" kata dia.
"Menurut syariat Islam, silakan guru ngaji yang jawab dan guru ngajinya seharusnya juga tanya pada suaminya," imbuhnya.
Kang Dedi juga mencontohkan bagaimana seharusnya guru ngaji yang memahami syariat Islam berdialog dengan suami Ambu Anne.
Tag
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Tak Malu ungkap Masalah Stamina di Ranjang, 3,5 Tahun 'Puasa' setelah Ambu Anne Lahirkan Anak Bungsu
-
Alasan Tak Betah, Dedi Mulyadi Ungkap Keanehan Dialami Anak Bungsu di Rumah Dinas, hingga Singgung Soal Poligami
-
5 Daftar Sindiran Dedi Mulyadi untuk Anne Ratna Mustika, Kinerja Buruk hingga Miliaran Harta Istri
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pertamax Naik, Ongkos Travel Sumsel Ikut Merangkak: Rute Palembang hingga Rp280 Ribu
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Piala Dunia 2026, Timnas Qatar dan Kelayakan Semu The Maroon Tampil di Putaran Final Gelaran
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
-
Saatnya Bersuara: Menghentikan Eksploitasi Hutan Sebelum Terlambat bagi Orangutan
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Kasus BPK Sumsel: Mengapa KPK Belum Tetapkan Kabid BPK Sebagai Tersangka?