SuaraSoreang.id - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil masih terus berupaya untuk menolong masyarakat yang terdampak gempa di Cianjur.
Melaui akun Instagram pribadinya @ridwankamil, Kang Emil mengungkapkan hasil koordinasi dengan berbagai pihak yang membantu masyarakat terdampak di Cianjur.
Hingga Rabu (23/11/2022) kemarin biaya sebanyak Rp 2 Milyar telah dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.
Berbagai kebutuhan logistik masyarakat tersebut telah dikoordinasikan dengan TNI, Polri, dan BNPB selaku tim utama dari pemerintahan.
Kang Emil dan tim utama tersebut juga telah mendata berbagai kebutuhan yang diperlukan para pengungsi di desa-desa terpencil.
"Sekitar Rp 2 Milyar dari Pemprov Jabar kemarin dibelanjakan segera setelah mereview kebutuhan-kebutuhan para pengungsi di desa-desa terpencil," tutur Kang Emil.
Sebanyak 470 jiwa yang tersebar di beberapa desa terpencil akan mendapatkan bantuan pada Kamis (24/11/2022) ini.
Truk besar akan digunakan untuk menyalurkan bantuan ke tempat-tempat tersebut lantaran akses jalan yang cukup sulit untuk ditempuh.
Melalui unggahannya di Instagram, Kang Emil juga menawarkan masyarakat untuk ikut membantu korban gempa Cianjur.
Baca Juga: Rekomendasi Anime Terbaik Tahun 2022, Chainsaw Man?
"Jika masih ada yang belum terbantu, silakan bantu jadi relawan jempol dengan mengontak hotline 115 dan 117, atau via akun @jabarquickresponse," lanjut Kang Emil.
Masyarakat bisa ikut menjadi relawan untuk membantu korban dengan mengontak hotline 115 dan 117, atau menghubungi akun Instagram @jabarquickresponse.
Banyaknya bantuan yang terus berdatangan ke Cianjur juga tidak lepas dari hambatan-hambatan yang ada di jalan.
Salah satunya yaitu adanya gangguan dari oknum yang ada di tempat bantuan-bantuan untuk korban gempa disalurkan.
Mengantisipasi hal tersebut, Kang Emil juga memberikan nomer Kepala Polisi Jawa Barat (Kapolda Jabar) di akun Instagramnya.
"Jika ada gangguan oknum saat memberikan bantuan kepada para pengungsi bisa hubungi kepolisian via No hape Bpk Kapolda Jabar 082128667356," tulis Kang Emil.
Tag
Berita Terkait
-
Terulang Lagi! Mobil Relawan Dipalak Warga saat Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Gempa Cianjur
-
Geger Mobil Pengangkut Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur Dihadang Oknum, Ridwan Kamil Sebar No Hape Kapolda Jabar
-
5 Fakta Pungli di Posko Gempa Cianjur: Ditangkap Gegara Viral Cegat Mobil Relawan, Berakhir Dipulangkan
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
On Point! 4 Inspirasi Street Style ala Juhoon CORTIS buat Daily OOTD-mu
-
Derbi Panas hingga Big Match di GBK, Ini Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026 Pekan ke-20
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Rencana Pendidikan Solo 2026, Respati Fokus Kesejahteraan Guru dan Kualitas Pembelajaran
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Auto2000 Kantongi Ribuan Unit Pemesanan Veloz Hybrid Meski Belum Ada Harga Resmi
-
5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih