SuaraSoreang.id - Beberapa waktu lalu masyarakat dihebohkan dengan kemunculan sosok perempuan yang menerobos masuk ke persidangan Ferdy Sambo.
Meskipun Ferdy Sambo terbukti sebagai otak dari pembunuhan Brigadir J, namun sosok wanita yang diketahui bernama syarifah Ima ini tetap mengaku bahwa dirinya sangat mengidolakan suami Putri Candrawathi.
Suasana persidangan kasus pembunuhan Brigadir J menjadi tidak kondusif saat Syarifah Ima menerobos masuk menghampiri Ferdy Sambo.
Terlihat bahwa Syarifah Ima yang mengenakan baju berwarna putih bergambarkan wajah Ferdy Sambo menghampiri suami Putri Candarwathi yang sedang menjalani pesidangan pada Selasa, 29 November 2022.
Kejadian tersebut lantas membuat heboh masyarakat atas aksi nekat yang dilakukan Syarifah Ima.
Hingga presenter kondang Uya Kuya mengundang Syarifah Ima ke kanal YouTube nya.
Saat ditanya perihal aksi yang dilakukannya, Syarifah Ima menjelaskan bahwa dirinya mengaku sebagai fans dari Ferdi Sambo.
Yang lebih bikin geleng-geleng kepala, Ia juga mengaku siap untuk menggantikan posisi Ferdy Sambo sebagai tersangka pembunuhuhan Brigadir J.
Bukan tanpa alasan, Syarifah Ima menilai bahwa Ferdy Sambo sejatinya merupakan sosok pria yang sangat mencintai keluarga.
Baca Juga: 2.188 Personel Disiagakan Amankan Ngunduh Mantu Kaesang Pangarep dan Erina Gudono
Syarifah Ima juga percaya bahwa Ferdy Sambo merupakan sosok orang baik.
"Ya berwibawa, berkharisma, gagah, terus penyanyang keluarga dan sayang anak anaknya. Kalo kata saya dia bisa jadi orang yang baik," ujar Syarifah Ima dikutip Sabtu (4/12/2022).
Ia juga menerangkan alasan utama dirinya nekat melakukan aksi penerobosan saat sidang kasus Ferdy Sambo digelar.
Syarifah Ima mengaku geram lantaran dirinya tak mendapat kesempatan untuk bertemu langsung dengan Ferdy Sambo.
Bahkan, Ia juga sempat memberikan hadiah namun tidak pernah sampai ke tangan Ferdy Sambo.
"Karena saya sudah ke Mako Brimob ngasih, tapi nggak sampe ke dia juga," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026