SuaraSoreang.id - Jadi pelajaran berharga bagi wanita yang merasa diri cantik, maka tidaklah boleh sombong.
Berawal dari menolak bersalaman, wanita cantik ini selama 11 tahun seperti mayat hidup yang dikendalikan kekuatan hitam.
Antara percaya dan tidak akan tetapi kisah ini benar terjadi dan dirasakan seorang wanita cantik bernama Kak Melah.
Selama 11 tahun Kak Melah tak bisa keluar dari penderitaan teramat sangat akibat disantet seseorang yang sakit hati lantaran ditolak saat bersalaman.
Akibat disihir seorang pemilik sebuah warung makan di Langkawi, Kedah, Kak Melah benar-benar menderita.
Kisah mistis tentang Kak Melah ini diungkap sepupunya bernama Awang yang mengaku prihatin dan kasihan pada wanita tersebut.
Masa muda Kak Melah direnggut paksa oleh ilmu hitam yang menguasai dirinya akibat kiriman santet.
Awang sama sekali tidak menyangka jika sepupunya itu menjadi korban santen pedagang warung.
Dengan mata kepalanya sendiri, Awang merasa diri tidak kuat melihat cobaan pada diri Kak Melah dimana keadaan fisiknya tak ubah seperti 'mayat hidup'.
Baca Juga: Tahanan Titipan Kejaksaan Kabur dari Lapas Pangkalan Bun, Ruslan Bawa Senjata Petugas
Kak Melah dikenal cantik dan mudah bergaul. Gadis jelita bak bidadari ini dikenal sebagai sosok idaman para lelaki.
Di kampungnya, Kak Melah hanyalah seorang wanita bertubuh kecil molek dan berkulit kuning langsat.
Awang menyebut jika sepupunya itu gadis manis rupawan serta memiliki sifat ramah kepada semua orang.
Dengan keramahan Kak Melah, Awang yakin jika saudaranya itu menjadi banyak disukai sesama, bahkan oleh lawan jenis.
"Yah mungkin saja disebabkan keramahannya itu, banyak lelaki tertarik serta senang berada di dekatnya (Kak Melah)," kata Awang berkisah.
Bukan itu saja, Awang dan saudaranya yang lain melihat Kak Melah adalah sosok periang dan selalu ceria.
Berita Terkait
-
VIDEO! Kisah Mistis di Balik Batu Raksasa Luh yang Tak Bergeser Diguncang Gempa Cianjur, Terungkap Mitos Jelmaan Ular Buntung Peliharaan Mahluk Gaib
-
5 Keunikan Sunway Resort Hotel Malaysia, Wajib Jadi Tempat Staycation Kamu di Liburan Akhir Tahun
-
Modifikator Indonesia dan Malaysia Bertarung Seru dalam DDeC 2022
-
Investor Diminta Masuk ke Ibu Kota Baru Pada Kuartal II 2023, Malaysia Bersiap
-
19 Tahun Kerja Jadi Buruh Migran, Pria Ini Rela Makan Cuma Pakai Nasi Garam, Tabungannya Miliaran Rupiah
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak
-
2 Gitaris Baru Seringai Belum Personel Tetap, Masih Penjajakan Temukan Chemistry