SuaraSoreang.id - Aktivitas saling sindir antara Dedi Mulyadi dan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika alias Ambu Annebelum juga usai.
Kini Dedi Mulyadi lemparkan serangan balik pada Ambu Anne.
Sebelumnya diketahui jika Ambu Anne layangkan gugatan cerai pada Dedi Mulyadi.
Hal ini dilakukannya karena Ambu Anne menilai Dedi Mulyadi sudah tidak memberikan nafkah lahir dan batin padanya.
Soal nafkah lahir, Ambu Anne kesal dengan sikap Dedi Mulyadi yang tertutup dengan masalah manajemen keuangan.
Sedangkan Ambu Anne ingin Dedi Mulyadi bisa terbuka akan hal tersebut.
Dari segi batin pun Ambu Anne mengaku sudah tidak kuat dengan sikap Dedi Mulyadi yang kerap melakukan kekerasan verbal yang memengaruhi psikologis Bupati Purwakarta itu.
Seperti diketahui, kekerasan verbal yang menyerang kondisi psikis termasuk ke dalam kategori kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Awalnya Ambu Anne memilih bungkam terkait alasannya menggugat cerai Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Tabrak Motor yang Terparkir, Mobil Grand Max Nyemplung ke Kali Cengkareng Drain
Namun, belakangan Ambu Anne mengungkap dengan jelas dan kerap melemparkan sindiran pada Dedi Mulyadi.
Melalui awak media, Dedi Mulyadi merespon pernyataan-pernyataan Ambu Anne yang menyerang dirinya.
Terutama terkait alasan Ambu Anne memilih untuk menggugat cerai Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi tidak terima dirinya dituduh tak memberikan nafkah lahir dan batin pada Ambu Anne.
Dia juga menepis tuduhan KDRT psikis seperti yang dilayangkan Ambu Anne.
"Bahwa apa yang dituduhkan itu tidak benar, itu aja," kata Dedi Mulyadi dikutip dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
ASDP Operasikan 29 Kapal untuk Jaga Kelancaran Logistik Ketapang-Gilimanuk
-
Ditempa Sang Waktu: Berapapun Seringnya, Patah Hati itu Tetap Sakit!
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi
-
SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja
-
Terjebak Siasat Licik Chat WhatsApp: Jerit Pilu Siswi Pesisir Barat di Balik Dinding Kos
-
Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi