- Sebanyak 1.287 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan unjuk rasa di berbagai titik wilayah Jakarta Pusat pada Jumat, 26 Juni 2026.
- Demonstrasi dilakukan oleh berbagai kelompok masyarakat di Kantor Badan Gizi Nasional, kawasan Gambir, dan depan Gedung DPR RI.
- Pihak kepolisian mengimbau seluruh elemen massa agar menyampaikan aspirasi secara tertib demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Suara.com - Sebanyak 1.287 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan sejumlah aksi unjuk rasa yang berlangsung di wilayah Jakarta Pusat pada Jumat (26/6/2026).
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan ribuan personel tersebut disiagakan di beberapa titik yang menjadi lokasi penyampaian aspirasi.
Salah satu aksi berlangsung di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) RI, yang digelar oleh Koalisi Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis.
"Aksi unjuk rasa dari Koalisi Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis di Kantor BGN RI," kata Erlyn kepada Suara.com, Jumat (26/6/2026).
Selain itu, aksi demonstrasi juga digelar di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, oleh massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Cinta Indonesia bersama sejumlah elemen masyarakat.
Sementara itu, aksi unjuk rasa lainnya dijadwalkan berlangsung di depan Gedung DPR RI. Demonstrasi tersebut akan diikuti oleh massa yang tergabung dalam Konsersium Pemuda Kepulauan Republik Indonesia.
"Aksi unjuk rasa dari Konsersium Pemuda Kepulauan Republik Indonesia," ujar Erlyn.
Polisi mengimbau seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara tertib, mematuhi aturan yang berlaku, serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Baca Juga: Mahfud MD Tantang Prabowo Buka-bukaan: Siapa yang Bayar Demo Mahasiswa?
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka