SuaraSoreang.id - Cerita horor ini datang dari daerah Gunung Kidul, Yogyakarta dan diceritakan oleh salah seorang wanita yang kita sebut saja namanya Lily.
Suatu hari Lily berniat mengunjungi Pantai Kayu Arum bersama teman-temannya untuk bertamasya dan berkemah di sana.
Lily sempat mengajak beberapa teman dekatnya, namun hanya dua orang lain yang bisa ikut dengannya yakni Vera dan Fardan.
Lily dan Vera berniat untuk berkemah selama dua hari di Pantai Kayu Arum tersebut bersama-sama.
Meski sempat mengalami beberapa kendala teknis, Lily, Vera, dan Fardan akhirnya pergi menuju Pantai Kayu Arum pada malam hari.
Di tengah perjalanan mereka bertiga sempat mampir ke minimarket untuk membeli perbekalan selama kemah.
Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan hingga sampai di tempat parkir pengunjung yang cukup jauh dari daerah pantainya.
Waktu itu, Pantai Kayu Arum memang terbilang sebagai tempat wisata baru yang masih sepi dan belum cukup ramah untuk pengunjung.
Sehingga mereka masih harus berjalan kaki sekitar 20 menit dari tempat parkir untuk bisa sampai ke bibir pantai.
Baca Juga: 5 Bahan Pengawet Makanan yang Aman Digunakan, Wajib Dicatat Nih!
Sesampainya di tempat parkir, mereka bertemu dengan satpam yang biasa menjaga motor para pengunjung.
Mereka pun sempat diberi arahan agar bisa melewati jalan yang benar menuju bibir Pantai Kayu Arum.
Melakukan perjalanan di malam hari tentu membuat mereka bertiga cukup kesulitan untuk menemukan dan melewati jalan yang gelap.
Sang satpam sempat mengarahkan mereka untuk belok ke kanan saat menemui pohon kelapa yang mati.
Lily, Vera, dan Fardan pun akhirnya mengikuti arahan satpam tersebut, namun mereka malah kembali ke tempat pohon mati itu berada.
Alih-alih menemukan jalan menuju pantai, mereka bertiga malah tersesat dan kembali lagi ke jalan awal mereka berada.
Setelah itu mereka mencoba untuk terus berjalan lurus dari tempat pohon mati itu berada.
Percobaan kedua itu juga tidak membawa mereka ke daerah pinggir pantai, mereka malah menemukan jurang yang curam ke arah laut.
Akhirnya mereka kembali mencoba untuk ketiga kalinya, dan berniat untuk kembali ke parkiran jika tidak berhasil menemukan jalan.
Pada percobaan ketiga ini, mereka mencoba untuk kembali berbelok ke arah kanan seperti yang diarahkan oleh satpam sebelumnya.
Setelah berbelok, mereka malah bertemu dengan sosok ibu-ibu yang membawa lampu dan mau mengarahkan mereka ke arah pantai.
Mereka bertiga pun mengikuti arahan sosok ibu-ibu tersebut, namun ibu-ibu tersebut berjalan sangat cepat dan tiba-tiba menghilang.
Lily, Vera, dan Fardan kembali tersesat di antara perkebunan, dan akhirnya memutuskan untuk kembali ke parkiran.
Sesampainya di parkiran, mereka pun langsung buru-buru mengendarai motor mereka untuk pulang.
Meski merasa lelah dan mengantuk, Lily, Vera, dan Fardan tetap memutuskan untuk pulang setelah mengalami berbagai pengalaman buruk tersebut.
lily dan Vera akhrinya sampai di kosan terlebih dahulu, sementara Fardan pamit untuk pulang ke kosannya sendiri malam itu juga.
Saat Fardan pergi, Lily dan Vera tiba-tiba kaget karena melihat sosok ibu-ibu yang ditemuinya di pantai tadi sedang duduk di belakang motor Fardan.
Saking kagetnya, Lily dan Vera sampai tidak bisa berkata-kata atau memanggil Fardan untuk berhenti.
Meski ada sosok yang mengikuti Fardan sampai ke kosannya, ia tetap berhasil pulang dengan selamat.
Lily, Vera, dan fardan pun akhirnya bisa kembali ke kosan masing-masing dengan selamat setelah kejadian-kejadian horor itu menghantui mereka.
Kisah horor tiga sekawan ini diceritakan dalam kanal YouTube Hirotada Radifan pada Rabu (20/12/2022) lalu.(*)
Sumber: YouTube/ Hirotada Radifan
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal