SuaraSoreang.id - Konten kreator cerita horor Nessie Judge berikan klarifikasi dan angkat bicara terkait julukan yang diberikan netizen untuknya.
Berkarir sebagai Youtuber, Nessie Judge terbilang menjadi salah satu content creator horor terbesar di Indonesia dengan jumlah Subscriber sebanyak 9,81 juta lebih.
Konten-konten yang disajikan biasanya diambil dari cerita atau kisah orang-orang yang mengalami langsung atau berdasarkan kisah nyata.
Selanjutnya ia akan menarasikan atau membacakan meteri tersebut melalui channel Youtubenya @NessieJudge dan mempersilakan para penonton berdiskusi melalui kolom komentar.
Sayangnya, Nessie beberapa kali mendapatkan kendala dan masalah dalam penyajian konten. Akibat adanya keblunderan dari pemilihan materi, pengumpulan bahan hingga proses pencarian sumber.
Terkait hal itu, Nessie kembali mendapatkan hujatan dari warganet, bahkan ia dijuluki 'Youtuber Konten Daur Ulang.'
Hal ini karena netizen sempat mendapati Nessie dan timnya mengambil tulisan mereka dan menjadikannya konten di channelnya yang besar, tanpa permisi kepada si empunya tulisan.
Ramai dihujat, Nessie pun angkat bicara dan memberikan pembelaan terhadap tuduhan tersebut.
"Hai @eveninghx , kami membagikan/mereportase hal-hal seram direquest oleh subscribers untuk didiskusikan. Sama halnya ketika sesuatu yang viral diberitakan oleh media. Kami juga menyantumkan source agar orang bisa membaca/mencari langsung dari asalnya," tulis Nessie melalui akun Twitter @nessiejudge, Minggu (5/2/2023).
Baca Juga: Bripka Madih Dianggap Seperti Whistleblower, Apa Itu?
Setelah itu ia juga menambahkan bahwa berdasarkan teknis reportase, ia merasa tidak mendaur ulang informasi. Namun melaporkannya kembali kepada para penontonnya.
Sehingga ia tetap mencantumkan sumber asli, sehingga orang-orang yang menonton bisa mengunjungi atau bahkan bertanya langsung ke sumber yang bersangkutan.
"That is reporting, not recycling. Kalau recycling i would pretend to do what you did to be viral too. Tapi jika kurang berkenan ceritanya dibagikan, kami akan memotong bagian anda dari video itu. Thank you," tambahnya.
Meskipun telah dijelaskan seperti itu, netizen seolah tidak puas dan masih mempertanyakan attitude Nessie untuk izin terlebih dahulu kepada penulis pertama sebelum menyomot dan menjadikannya konten.
Bahkan ada pula yang menyindirnya terkait komersialisasi konten yang perempuan itu dapat dari hasil adsense.
"Hm tpi bukannya udh dpt adsense ya kak??." tanya @kwimtaetae
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ratusan Warga Asing Ditangkap di Apartemen Baloi View Batam, Diduga Pelaku Scam
-
BRI Cepu Siapkan Skenario Terburuk Gempa dan Longsor, Latih Karyawan Demi Layanan Tetap Prima
-
Mengenal Barong Tagalog, Busana Khas Filipina yang Dipakai Prabowo di KTT ke-48 ASEAN
-
Liburan di Gili Trawangan Bakal Punya Vibes Baru, Resort Glamping Tepi Pantai Ini Buka Juli 2026
-
Biodata, Umur, dan Pekerjaan Mentereng Aksa Anak Soimah yang Baru Menikah
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Antam Alami Perubahan
-
Di Tengah Gempuran Gadget, Pojok Baca Jadi Cara Sederhana Meningkatkan Literasi
-
Pengasuh di Tulungagung Culik Bayi 17 Bulan, Tertangkap Saat Hendak Seberangi Selat Sunda
-
Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir