SuaraSoreang.id - Bonek kelompok suporter terbesar di Surabaya meminta maaf kepada warga Semarang.
Tersebar aroma busuk dibalik penundaan pertandingan PSIS vs Persebaya dalam lanjutan Liga 1 2022-2023.
Sebagai informasi, pertandingan PSIS Semarang vs Persebaya Surabaya resmi ditunda dengan berbagai alasan.
Operator Liga Indonesia menyebut jika penundaan sudah sesuai rekomendasi dari pihak kepolisian.
Akan tetapi di lini masa berbagai media sosial malah tersebar aroma busuk dibalik penundaan pertandingan tersebut.
Apalagi Bonek Mania sudah banyak berada di Semarang maupun yang dalam perjalanan untuk menyaksikan pertandingan itu.
Atas penundaan tersebut, Bonek mencurigai hanya sebatas akal-akalan atau siasat PSIS Semarang.
Bonek menduga-duga jika alasan banyaknya pemain PSIS Semarang yang cedera dibalik penundaan tersebut.
Melihat itu semua, suporter di berbagai lini masa menduga jika PSIS takut kalah dari Persebaya Surabaya.
Baca Juga: Kebutuhan Konten? Berikut Sosok-Sosok Dibalik Viralnya Tiko dan Ibu Eny..
Bonekmania yang sudah berada di Semarang tentu saat itu tidak percaya jika laga akan ditunda.
Mereka enggan untuk langsung balik ke Surabaya meski laga akan dijadwalkan kembali.
Dan dampak itu semua, diduga kerugian warga Semarang terjadi.
Banyak beredar informasi baik melalui tulisan dan juga video yang memperlihat ulah Bonek yang meminta ‘jatah’ makan di banyak warung di Semarang.
Atas insiden memalukan tersebut Bonek akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka lewat akun instagram @kitabonek.
Berikut adalah kutipan kalimat permintaan maaf yang diunggah, (8/2/2023)
Berita Terkait
-
Kebutuhan Konten? Berikut Sosok-Sosok Dibalik Viralnya Tiko dan Ibu Eny..
-
Tak Sama dengan Tiko, Agus Ditinggal Ibu Kandungnya pada Usia 10 Hari
-
Penderita ODGJ, Tidak Sadar Menderita Skizofrenia Paranoid? Simak Cara Mengatasinya
-
Berbeda dari Tiko, Ini Kisah Hidup Agus Bersama Mak Isah yang Mengasuhnya Sejak Lahir
-
Lihat Dua Gol Mematikan Ini, Bali United Jangan Harap Bisa Selebrasi ke Gawang Persib
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Ngeri! Wasit Ditembak saat Pimpin Pertandingan Tarkam, Pelaku Buron
-
Apa Penyebab Plastik Makin Mahal? Ini Bahan Pokok yang Harganya Ikut Naik
-
Senat AS Menolak Lagi! Upaya Rem Kewenangan Perang Donald Trump ke Iran Kandas
-
5 Tablet Murah di Bawah Rp2 Juta yang Anti Lag buat Multitasking Harian
-
Wali Kota Makassar Tolak Pengadaan Kendaraan Dinas Baru
-
Napi Korupsi Ngopi di Kendari Viral, Ini 7 Fakta Supriadi Eks Syahbandar Kolaka
-
Kerja Sama PSSI dan FFF, Timnas Putri Indonesia U-17 akan Ditempa di Prancis
-
Viral Ibu-Ibu Labrak Selingkuhan Suami, Paksa Keluar Mobil hingga Tersungkur ke Aspal
-
OJK Jawa Tengah Konsolidasikan BPR, Target Industri Lebih Sehat dan Efisien
-
Tegang! Upaya Eksekusi Rumah Dinas TNI di Slipi Diwarnai Adu Mulut, Warga Minta Prabowo Turun Tangan