SuaraSoreang.id - Joe Eredi merupakan seorang terpidana mati paling bahagia di dunia menjelang hari pengeksekusiannya.
Dilansir dari unggahan video sosial media @nda.i.b mengungkapkan bahwa hukuman mati adalah sebuah peristiwa pilu dan mengerikan, tapi hal ini tak berlaku untuk Joe Eredi.
Joe mendapat julukan sebagai tahanan terpidana mati paling bahagia seluruh dunia, permintaan terakhirnya pun sangat sederhana dan penuh haru.
Joe merupakan seorang terpidana yang memiliki cacat mental dengan IQ 46, Joe dituduh telah membunuh seorang gadis berumur 15 tahun di Colorado Amerika Serikat.
Joe dieksekusi mati pada tahun 1939 ketika usianya masih 23 tahun, karena mengalami keterbelakangan mental Joe dipaksa untuk mengatakan sesuatu hal termasuk soal pembunuhan yang tidak ia lakukan.
Sambil menunggu hukuman matinya, Joe menghabiskan waktu dipenjara dengan bermain mainan, dari banyaknya mainan Joe sangat menyukai permainan kereta api, ketika hukuman mati tersebut akan dilakukan Joe menitipkan mainan kereta api itu kepada teman di dalam sel nya, dengan polosnya Joe mengatakan akan kembali mengambil mainan tersebut.
Ketika eksekusi selesai dilakukan, rupanya Joe tidak mengerti apa yang dimaksud dengan eksekusi, mengingat Joe adalah penyandang keterbelakangan mental, ia hanya menatap ibunya yang sedang menangis dan diungkapkan bahwa permintaan terakhir Joe adalah semangkuk eskrim.
Joe terlihat bahagia dengan hadiah tersebut, dan akhirnya Joe dieksekusi mati, beberapa tahun setelah kematian Joe baru diketahui kebenaran bahwa Joe tidak bersalah, kemudian Gubernur Colorado Bill Peter memberikan pengampunan Anumerta kepada Joe untuk membersihkan namanya.
Sumber: Tiktok @nda.i.b
Baca Juga: Ferdy Sambo Terpidana Mati, Begini Prosedur Hukuman Mati di Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
iPhone 18 Pro Dikabarkan Punya Dua Kapasitas Baterai Berbeda, Ini Detailnya
-
Alasan Keamanan, Dua Laga Timnas Indonesia Putri Dipastikan Tanpa Penonton
-
Mantan Artis F Jalankan Sindikat Love Scammer Internasional di Solo, Tipu Rp 41 Miliar
-
Saat Semua Orang Ingin Didengar, Pancasila Mengajarkan Kita untuk Mendengar
-
Cara Membedakan Sepatu Melissa Ori dan KW, Awas Tertipu Barang Palsu
-
Nova Arianto Waspadai Kebangkitan Timor Leste
-
Jangan ke Arab Dulu! Asosiasi: Ribuan Dapur MBG Lokal Disuspensi, Daerah 3T Belum Terurus
-
Menang 3-0 atas Myanmar, Nova Arianto Tetap Evaluasi Timnas Indonesia U-19
-
Menilik Esensi Less Waste di Era Digital, Perlu Kritis Sebelum Checkout?
-
Akomodasi Negara Peserta Piala AFF 2026 Bermasalah, Rico Waas Bohongi AFF dan PSSI?