/
Sabtu, 18 Februari 2023 | 15:25 WIB
Bentrok antara polisi dengan suporter PSIS Semarang di Stadion Jatidiri, Jumat (17/2/2023) meluas hingga luar kawasan stadion. Bentrok antar suporter dan juga polisi di laga PSIS Semarang vs Persis. (Instagram/@kejadiansmg)

SuaraSoreang.id - Bentrok dua suporet dan pihak keamanan laga PSIS Semarang vs Persis Solo di Stadion Jatidiri, Jumat (17/2023), merembet ke dunia maya alias medsos.

Dalam banyak video yang viral di media sosial, bagaimana dua kelompok suporter beradu fisik di beberapa titik.

Suporter juga berdesakan di area stadion hingga polisi bertindak agresif dengan melepas tembakan air mata.

Bentrok yang terjadi ternyata merembet ke media sosial. Satu dedengkot suporter Wakil Ketua Umum DPP Panser Biru, Kepareng Wareng menulis kalimat yang terkesan merendahkan suporter Persis Solo.

“Imbang ro semarang ae disambut ko juara piala dunia huh jan cah ndeso2 tenan,” tulis @kepareng_wareng beberapa jam saat dilansir pada Sabtu (18/2/2023) siang.

Memang Kepareng Wareng tidak menyebut nama klub dan suporter mana yang dimaksud.

Namun, jelas terlihat unggahan Kepareng Wareng  menyertakan dua potongan video sambutan suporter Persis Solo setelah berhasil menahan imbang PSIS Semarang dengan skor 1-1 dibalas netizen.

Kemudian komando 'perang' di media sosial ini menyinggung Persis Solo. Netizen yang kemungkinan suporter Persis mengatakan meski tidak menang, lebih mulia dari pada bentrokan suporter PSIS Semarang.

“Semangat pak yeng. mending ngawal pemain daripada ngamuk ra oleh nonton. mosok musuh karo tim promosi wae imbang padahal main neng kandang,“ kata ardhi_pras***83.

Baca Juga: Gagal Dinikahi Raffi Ahmad, Yuni Shara Mengaku Kewalahan saat Jalani Hubungan

Selain itu, komentar lainnya juga menyebutkan ndeso tapi imut dari pada tidak taat dengan peraturan.

“Ndeso tp kan imut, timbang kota buta peraturan, udah tau dilarang malah nekat datang, mau viral,” kata @uqm****isdi.

“ndeso tapi orang berpendidikan dan tau aturan, sebetulnya semarang itu banyak sekolah bagus loh,” kata @adimu****a01. 

Seperti diketahui, laga PSIS Semarang vs Persis Solo ditetapkan sebagai laga tanpa dihadiri penonton.

Namun sayangnya, banyak suporter tuan rumah justru memaksa masuk ke dalam stadion hingga menyebabkan bentrok di luar stadion Jatidiri Semarang. (*)

Artikel ini dibuat N. Karta juga tayang di denpasar.suara.com berjudul Bentrok Suporter PSIS, Pentolan Panser Biru Malah Merendahkan Pendukung Persis: Mending, Daripada Ngamuk

Load More