SuaraSoreang.id - Tak hanya berdampak pada kondisi tubuh saja, nyatanya bagi penderita diabetes terdapat hubungan antara jenis diabetes dengan osteoporosis.
Yang mana kondisi tersebut seringkali ditandai dengan adanya kepadatan pada tulang yang lebih rendah,
Hal tersebutlah yang nantinya meningkatkan resiko berupa patah tulang bagi penderita diabetes, yang menjadikan hal berikut lebih buruk.
Hingga pada tahap penderita diabetes jenis tipe pertama yakni, sel pada pankreas yang memproduksi insulin diserang oleh kekebalan tubuh.
Dengan begitu kondisi penderita pada tipe berikut lebih terpengaruh karena kondisi yang penderita yang biasa terjadi pada usia muda.
Ketika tulang masih dalam masa pertumbuhan. Diabetes juga dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium, mineral penting untuk tulang yang kuat.
Adanya faktor lain yang mempengaruhi pada kesehtantulang bagi penderita diabetes, yakni terletak pada obat apa yang mereka konsumsi.
Pada dasarnya beberapa obat diabetes, seperti thiazolidinediones, dapat meningkatkan risiko patah tulang dengan mengurangi kepadatan tulang.
Namun terdapat beberapa proses yang dapat seorang penderita diabetes berikut, untuk mengurangi resiko patahnya tulang hingga komplikasi terkait tulang dan lainnya.
Dengan begitu ada baiknya bagi Anda penderita diabetes inipun, untuk tetap mengajukan kepada dokter yang menangani Anda lebih dulu.
Bagi seseorang penderita diabetes tersebut, ada baiknya untuk meneingkatkan kesehtan tulang adalah adanya pendapatan cukup kalsium serta vitamin D pada tubuh.
Kedua jenis berikutlah yang berperan aktfi untuk mengurani resiko permaslahan pada tulang. Hingga menjadikan tulang lebih kuat.
Lain halnya dengan asupan harian pada penderita, yakni untuk mengonsumsi kalsium selebihnya 1000 miligram perhari dari 600 hingga 800
Terdapat berbagai jenis kalsium untuk tubuh, seoerti produksi pada jenis susu, sayuran hijau hingga makanan yang diperkaya akan vitamin lainnya.
Dengan melakuakn aktifitas berjalan pagi atau berjemur badan dibawah sinar matahri pagi, Anda sudah bisa untuk mendapatkan vitamin D bagi tubuh.
Namun ada pula beberapa jenis makanan yang dapat Anda konsumsi untuk memenuhi kebutuhan vitamin D pada tubuh, seperti kuning telur, ikan berlemak, seperti salmon dan tuna, serta jamur.
(*)
Sumber: Healtdigest
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9