SuaraSoreang.id - Bharada Richard Eliezer melalui sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) diputuskan untuk kembali bergabung ke Pasukan Walet Hitam Korps Brimob Polri.
Berkat kejujurannya dalam mengungkap tabir konspirasi kebohongan yang dirancang oleh Ferdy Sambo dan kawan-kawan, akhirnya membuahkan hasil.
Alhasil hakim memutuskan Bharada Richard Eliezer dijatuhi vonis 1,6 tahun penjara.
Melalui Sidang Komisi Kode Etik, Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E akan kembali bergabung ke Polri untuk mengemban tugas.
Polri tidak memberhentikan masa tugas Bharada E karena banyak pertimbangan dan alasan hukum yang menguatkan Richard Eliezer untuk tidak diberhentikan.
Tak hanya itu, publik juga mendukung keputusan tidak diberhentikannya Richard Eliezer, berkat kejujurannya, ia diapresiasi dan dipercayai bahwa hukum di Indonesia masih berjalan dengan adil dan baik.
Dilansir dari unggahan Instagram penasehat hukum Richard Eliezer yaitu Ronny Talapessy, Ronny Talapessy tampak mengunggah ucapan rasa bahagia atas apa yang didapatkan oleh Richard Eliezer saat ini, ia juga menuliskan pesan perpisahan.
"Terima kasih kepada Polri yang telah memberikan kesempatan Richard Eliezer untuk kembali mengabdi pada institusi yang ia cintai. Tugas saya mengawal mu sampai akhir persidangan sudah selesai, Cad. Selamat kembali bertugas, belajarlah dari pengalaman yang ada dan jaga diri baik-baik" Tulis Ronny Talapessy.
Ronny Talapessy mengungkapkan bahwa tugasnya dalam mengawal Richard Eliezer sudah selesai, dan ia juga menuliskan pesan agar Richard Eliezer dapat menjaga diri baik-baik dan belajar dari pengalaman.
Sumber: Instagram Ronny Talapessy
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim