/
Sabtu, 04 Maret 2023 | 19:48 WIB
Foto saat karnaval satanic di Brazil yang disebut-sebut menistakan agama dan dikaitkan dengan bencana alam yang terjadi disana. ((Youtube/The Dockrays))

SuaraSoreang.idKarnaval satanic di Brazil yang disebut-sebut menistakan Yesus Kristus mendapat karma sampai menelan korban.

Festival yang diadakan selama satu minggu itu digelar di Rio de Janeiro dan Sao Paulo Brazil, tanggal 19-25 Februari 2023.

Konsep karnaval ini dianggap menyimpang karena konsepnya yang serba iblis, kostum yang digunakan adalah kostum iblis sampai patung yang diarak adalah patung iblis.

Karnaval itu juga dianggap melecehkan Yesus Kristus, karena adanya adegan dimana orang yang berpakaian seperti Yesus Kristus itu digusur hingga diinjak oleh orang yang berpakaian iblis.

Atas kejadian itu Sao Paulo dianggap mendapatkan azab. Belum sampai satu minggu karnaval itu dilaksanakan, terjadi hujan deras yang menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor di Sao Paulo.

Merujuk pada berita yang dirilis oleh New York Post (20/2/2023) musibah itu menelan 36 korban jiwa. Pemerintah Brazil terpaksa menutup beberapa akses jalan karena musibah ini.

Merasa tertampar atas musibah itu, Presiden Brazil Luiz Inacio Lula Da Silva memberikan pernyataan dengan rasa sesalnya.

“Terkadang alam mengejutkan kita, tetapi terkadang kita juga menggoda alam,” kata Presiden Brazil.

Terlepas azab atau bukan, ini tetaplah musibah, dan pelecehan terhadap sebuah agama adalah kesalahan.(*)

Baca Juga: Daihatsu Vocational Day dan SMK Skill Contest, PT ADM Berikan Apresiasi kepada Sekolah Binaan dan Mitra Pendukung

Sumber: Youtube/Kamar JERI

Load More