SuaraSoreang.id – Partai Gerindra menuai protes setelah diduga membawa nama grup Blackpink untuk kepentingan politiknya melalui sosial media.
Pada Rabu (8/3/2023) lalu, akun Gerindra memposting di media sosial Twitter dan Instagram terkait tiket gratis konser Blackpink.
"Selamat pagi tweeps, salam #IndonesiaRaya untuk BLINK Indonesia," tulis Twitter @Gerindra dengan menyertakan video.
Pada video yang diunggah, akun Gerindra mencantumkan akan membagikan tiket konser Blackpink secara gratis dengan syarat sebagai berikut:
1. Foto menggunakan atribut Blackpink di depan baliho atau billboard Prabowo.
2. Foto tanpa menggunakan masker.
3. Posting foto di feed & story (Instagram/Twitter).
4. Follow dan tag @Gerindra & @Prabowo
5. Batas waktu hari Jumat, 10 Maret pukul 20.08 WIB.
Unggahan di akun Gerindra tersebut menuai beragam reaksi, seperti yang dicuitkan oleh akun Twitter @_Hrst yang menulis, "Pinter lu min kampanyenya." Lantas, Gerindra membalas dengan, "Bukan kampanye, Mas. Seru-seruan aja ini."
Adapun penggemar Blackpink (Blink) melalui akun Twitter fanbase Blackpink, @Blink_OFCINDO, memberikan tanggapan dengan menulis, "Halo @Gerindra , mohon untuk take down postingan ini. Kami meminta tolong untuk tidak membawa nama BLACKPINK dalam kepentingan politik anda. Terimakasih."
Cuitan tersebut ditanggapi oleh Gerindra dengan mengatakan, "Halo juga, Min. Selamat sore. Gak ada kepentingan politik apa-apa, kok. Enggak ada juga anjuran atau arahan untuk pilih ini-itu. Kalau ada yang mengartikan seperti itu, kami kembalikan kepada perspektif masing-masing. Terima kasih kembali."
Namun, dari beragam reaksi protes tersebut, ada juga sebagian netizen Twitter yang membalas cuitan dengan santai.
Baca Juga: Angga Wijaya Bantah Umroh Pakai Uang Curian, Dewi Perssik Murka: Kasusnya Mau Aku Angkat Lagi?
"Yang susah itu nyari baliho atau billboardnya pak prabowo, di sukabumi kayanya belum pernah liat," tulis @hunterliv_. Ada pula @meywoody yang menuliskan, "Bagi tiket konsernya dong gantengg."
Tak hanya di Twitter, Gerindra juga memposting di Instagramnya. Beragam protes juga dituliskan di komentar, salah satunya @eye.scamera yang menuliskan, "Tolong ya ini dihapus!! Member Blackpink bukan warga Indo, jangan bawa-bawa urusan politik Indo yang makin ke sini makin ke sana!!!!."
Hingga saat ini, akun Partai Gerindra belum menghapus postingan tersebut meski telah menuai banyak protes.(*/Mella Azizah)
Sumber : Twitter/Gerindra dan Instagram/gerindra
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat
-
Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang
-
DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat
-
Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana
-
Prediksi Australia vs Mesir: Adu Taktik dan Siapa yang akan Lolos 16 Besar?
-
5 Film Tayang di Netflix Awal Juli 2026, Ada Gone Girl hingga Hamnet
-
Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas
-
Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi
-
Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian
-
Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar