SuaraSoreang.id – Es pisang ijo merupakan salah satu makanan khas dari daerah Sulawesi Selatan. Resep es pisang ijo tersebut dapat disimak dalam artikel berikut.
Makanan ini terbuat dari pisang yang dibalut dengan adonan tepung ketan hijau, kemudian dibentuk dan dikukus hingga matang.
Setelah itu, pisang yang telah dibalut tersebut ditambahkan berbagai macam toping, seperti keju, susu, dan buah-buahan.
Selain rasanya yang enak, es pisang ijo juga memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan.
Pisang yang menjadi bahan dasar es pisang ijo mengandung banyak serat, vitamin C, dan kalium.
Serat dalam pisang dapat membantu melancarkan pencernaan, sedangkan vitamin C dan kalium bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan mengatur tekanan darah.
Berikut adalah bahan-bahan dan tata cara membuat es pisang ijo yang mudah dan dapat dibuat sendiri di rumah.
Bahan-bahan:
- 1 sisir pisang (uli)
- 200 gr tepung beras
- 100 gr tepung tapioka
- 4 sdm gula
- ½ sdt garam
- 675 ml santan
- Pewarna hijau/ kuning tua
- 1 sdm margarin
- Bubur sum-sum
- Sagu mutiara
- Es batu
Tata cara membuat es pisang ijo:
1. Sediakan wadah, lalu masukan tepung beras, tepung tapioka, gula, garam, dan santan.
2. Lalu aduk hingga merata, dan masukan pewarna makanan.
3. Masak hingga bahan-bahan tersebut mengental.
4. Setelah mengental, lalu tambahkan margarin.
5. Ambil sedikit bahan adonan lalu balutkan pada pisang yang sudah dikukus.
6. Lalu kukus pisang yang sudah dibalut selama 15 menit.
7. Setelah matang lalu potong-potong pisang sesuai ukuran.
8. Sajikan dengan bubur sum-sum, sagu mutiara, sirup, dan es batu.
Es pisang ijo memiliki rasa yang manis dan lembut, serta sensasi dingin dari es batu yang menyegarkan.
Makanan ini sangat populer ketika bulan Ramadhan, bisa dijadikan sebagai menu takjil untuk pribadi, atau bisa juga jadi ide bisnis. Selamat mencoba. (*/Mella Azizah)
Sumber: TikTok/ lennypuspitasarii
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
KPK Soroti Pengadaan 105 Ribu Mobil India Mahindra oleh Agrinas: Waspada Praktik Pengondisian
-
Cak Imin Pastikan Bantuan BPJS Tepat Sasaran, Masyarakat Miskin Tetap Bisa Berobat
-
Film Antara Mama, Cinta, dan Surga: Tradisi yang Menekan Generasi Muda
-
Pengiriman 21 Kg Sabu ke Jakarta Gagal, 2 Kurir Narkoba Ditangkap di Deli Serdang
-
Purbaya Blacklist Keluarga Dwi Sasetyaningtyas usai Viral Hina RI, Tagih Balik Dana LPDP Plus Bunga
-
Bos Agrinas Pangan Manut Diminta Tunda Impor Pikap dari India
-
Jadwal Buka Puasa Jakarta Hari Ini 23 Februari 2026, Catat Waktu Magrib & Isya
-
Komisi XII DPR Minta ESDM Hitung Akurat Kebutuhan Energi Ramadan-Lebaran: Jangan Ada Kurang Pasokan
-
Seorang Pemotor Tewas Usai Tertemper Kereta Bandara di Perlintasan Kalideres Jakbar
-
Komisi III DPR Beri Deadline 1 Bulan ke Kapolri, Ambil Alih dan Sikat Habis Oknum Polisi Bermasalah!