SuaraSoreang.id - Polisi memanggil aktor Korea Selatan, Yoo Ah In atas laporan penggunaan narkoba di Kantor Polisi Seoul, pada Senin, (27/3/2023).
Ini merupakan pertama kalinya ia muncul di depan umum dan di kantor polisi, meski sudah 50 hari sejak penyelidikan dimulai.
Aktor Korea Selatan Yoo Ah In dilaporkan atas penggunaan obat bius propofol secara ilegal pada 6 Februari 2023 lalu. Dari hasil penyelidikan, Yoo Ah in diduga menggunakan obat propofol untuk menunjangnya agar bisa tidur sejak tahun 2021.
Pemanggilan tersebut tidak dibuka untuk umum, dengan tanggal semula 24 Maret namun diundur menjadi 27 Maret 2023.
Selama 50 hari yang panjang, dilaporkan bahwa polisi telah mencurahkan segalanya untuk menemukan bukti dan bahan untuk kasus tersebut.
Mereka telah menyita dua ponsel Yoo Ah In dan menganalisis percakapan selama delapan tahun.
Tim forensik juga menemukan dan menyita hingga 10.000 halaman catatan dan menggeledah klinik juga rumahnya.
Staf klinik, staf perusahaannya, serta kenalannya pun ikut dipanggil untuk melakukan penyelidikan.
Mereka berencana untuk menyelesaikan penyelidikannya dengan panggilan pada 27 maret 2023.
Meski bukti penyalahgunaan propofol dapat dengan mudah dibuktikan, pengadilan membutuhkan bukti khusus untuk mendakwanya dengan penggunaan narkoba lain secara pidana.
Dikutip dari Instagram @kdramanews.id, pihak Yoo Ah In menjawab bahwa dia tahu kesalahannya yang dia buat dan merenungkannya.
Yoo Ah In berjanji untuk mengatakan yang sebenarnya dan berpartisipasi dengan rajin dalam penyelidikan.(*)
Sumber: Instagram/kdramanews.id
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan