SuaraSoreang.id – Gorengan adalah salah satu jajanan yang sangat diminati masyarakat Indonesia karena enak dan praktis serta bisa ditemukan dimana saja.
Pada saat bulan ramadhan, gorengan tentu menjadi primadona dan senantiasa masuk dalam pilihan utama takjil masyarakat Indonesia setelah makanan dan minuman manis.
Selain karena harganya yang murah, gorengan pun terkesan memberikan rasa kenyang yang cukup untuk berbuka puasa.
Namun, kali ini Pakar Gizi Universitas Gadjah Mada (UGM) mengatakan bahwa gorengan tidak direkomendasikan sebagai makanan berbuka puasa dikutip dari kanal YouTube Suara Hari Ini pada Senin (27/3/2023).
Hal ini dikarenakan komposisi yang terdapat didalam gorengan adalah karbohidrat dan lemak yang dinilai tidak sehat.
Pakar Gizi UGM ini juga menambahkan bahwa gorengan mengandung karbohidrat sederhana yang menyebabkan meski kenyang cepat, laparnya pun cepat.
“Gorengan jarang dijual dalam kondisi digoreng hanya sekali dan langsung mengganti minyak, karena hal itu tidak menguntungkan secara finansial. Minyak yang digunakan untuk menggoreng dapat menjadi sumber kolesterol bagi tubuh kita,” ucap Tony pakar gizi UGM.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
Terkini
-
Tamansiswa Onthel Mardika, Mengulang Jejak Pawai Kemerdekaan Pertama Ki Hadjar Dewantara
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Momen Bendera Pusaka Diarak dari Monas ke Istana Merdeka
-
Detik-detik Sopir Truk Sumbu Pendek Hancurkan Kaca Bus Restu Panda di Madiun
-
Ketika Banyak WNI Berobat ke Penang, Apa yang Perlu Kita Benahi?
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Walkot Tangsel Naik Tank Saat HUT RI Kena Semprot Netizen: Jalan Benerin, Bukan Dadah-Dadah
-
Sindir Orde Baru, Megawati: Soekarno Ditahan Tanpa Pengadilan karena Pak Harto Ingin Jadi Presiden
-
Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
-
LPDB Koperasi Rayakan Dua Dekade dengan Berbagi, Salurkan Ratusan Paket Bantuan Sosial untuk Lansia