SuaraSoreang.id - Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) selalu menarasikan bahwa tidak boleh membawa urusan politik ke dalam sepak bola.
Hal ini ditujukan setiap agar gelaran sepak bola bisa steril dari unsur politik.
Akan tetapi, dalam sejarahnya ternyata sepak bola tidak bisa dilepaskan dari unsur politik.
Najwa Shihab dalam salah satu unggahannya di instagram Kamis (30/03/2023) mengungkap bahwa sepak bola dan politik tidak bisa dipisahkan.
Najwa Shihab mengungkap bahwa dahulunya sepak bola digunakan sebagai alat perlawanan diskriminasi dan kolonialisasi.
Selain itu, Najwa Shihab juga mengungkap bahwa dahulunya PSSI didirikan pada 1930 oleh Soeratin untuk membangunkan semangat nasionalisme.
Maka perempuan yang akrab dipanggil mbak Nana tersebut menolak narasi bahwa sepak bola harus lepas dari unsur politik.
"Sejak kapan sepak bola lepas dari unsur politik? Di berbagai belahan dunia di setiap masa sepak bola justru dijadikan media perlawanan terhadap rasisme dan diskriminasi," kata mbak Nana.
"Di Indonesia sendiri sepak bola dahulu dijadikan sebagai media melawan kolonialisme, bahkan didirikannya PSSI tahun 1930 oleh Soeratin untuk membangkitkan semangat nasionalisma," lanjut mbak Nana.(*)
Sumber: Instagram/najwashihab
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Qualcomm Rilis Snapdragon 6 Gen 5 dan Snapdragon 4 Gen 5, HP Mid-Range 2026 Bakal Makin Ngebut
-
Eona: Ketika Punggawa Naga Terakhir Menentukan Nasib Sebuah Kekaisaran
-
4 Rekomendasi Cushion untuk Menutup Tanda Lahir, Full Coverage Tahan Seharian
-
Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur
-
Cloud Makin Rawan Diretas, ESET Hadirkan Proteksi AI untuk AWS, Azure, dan Google Cloud Gratis
-
Balita di Langkat Dianiaya Ayah Tiri, Pelaku Ditangkap
-
Link Download Dokumen UFO dari Pemerintah AS: Trump dan Alien Trending Global
-
Review Film The Bell: Sajikan Elemen Horor Psikologis yang Begitu Mendalam!
-
Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores
-
Productivity Hack: 80 Inspirasi untuk Mendongkrak Produktivitas Pribadi