SuaraSoreang.id Pada bulan Ramadhan, setiap amalan baik dapat memperoleh pahala yang melimpah.
Seperti halnya membaca Al-Quran, akan dihitung pahala pada setiap huruf yang dibaca dan dapat mendatangkan hadirnya malaikat yang memberikan keberkahan agar bisa merubah perilaku kita menjadi lebih baik.
Ustadz Adi Hidayat menjelaskan ketika berpuasa, ada perbuatan yang langsung membatalkan puasa, dan ada juga perbuatan yang merusak puasa tersebut.
Perbuatan yang membatalkan puasa seperti kita ketahui yaitu makan dan minum secara sengaja, yang mana puasa tersebut harus diqadha (diganti) di kemudian hari.
Lalu seperti apa perbuatan yang merusak puasa, hingga disebut sebagai sia-sia?
Nabi Muhammad SAW menyampaikan, siapapun yang berpuasa memenuhi syarat dan rukunnya, namun tak mampu meninggalkan perkataan-perkataan yang mengandung dusta (tidak bermanfaat), dan dia tetap puasa, maka Allah SWT tidak punya keperluan dalam kebiasaan dia saat berpuasa.
Lebih lanjut Ustadz Adi menyebutkan para ulama ada yang sepakat bahwa jika seseorang sudah terbiasa berbohong saat puasa itu otomatis membatalkan. Bukan hanya merusak, namun juga menggugurkan pahala-pahala dan sebagainya.
Berbicara tentang kejelekan orang lain, memberikan komentar yang kotor, menyebarkan berita yang tidak benar (hoax), perbuatan tersebut yang bisa merusak puasa dan harus dihindari.
“Harus hati-hati karena ini dari keadaan yang tidak kita sadari, yang paling bahaya nanti sudah puasanya gak dianggap, berdosa pula. Ghibah, menyebarkan hoax, berselisih itu dosa, dan disini ada orang-orang yang ketika puasa gak bisa menahan itu,” lanjut Ustadz Adi Hidayat.
Baca Juga: Sekjen Kemnaker: Keterbukaan Informasi Publik Merupakan Hak Setiap Warga Negara Indonesia
Jika orang tersebut masih nekat untuk melakukan perilaku tersebut, sengaja melakukan itu padahal dia tau sedang berpuasa di bulan Ramadhan. Maka Allah tidak butuh dengan puasanya.
“Tapi jika dia masih berbuat dusta, nulis hoaks yang tidak benar, secepat anda meninggalkan makanan dan minuman ketika anda merasa puasa, secepat itu pula Allah SWT tidak menganggap perbuatan anda,” jelas Ustadz Adi Hidayat.(*)
Sumber: YouTube/ Adi Hidayat Official
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BPS: Belanja Kendaraan Koperasi Merah Putih Sudah Masuk Investasi Kuartal I 2026
-
Tramadol Obat Apa? Disebut Dedi Mulyadi Jadi Pemicu Naiknya Kriminalitas di Jawa Barat
-
Warteg dalam Perspektif Gender: Tempat Makan yang Tak Ramah Perempuan
-
Ditolak Warga, Menteri Lingkungan Hidup: Bangunan Pabrik Sampah PSEL Mirip Mal
-
4 Rekomendasi Moisturizer Panthenol untuk Perbaiki Skin Barrier, Mulai Rp30 Ribuan
-
Penampakan Mobil yang Dipakai Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Saat Ditangkap KPK
-
Ribuan Dolar Singapura Disita KPK dari Ruang Kepala Imigrasi Jaksel Winarko
-
Sumber Kekayaan Asila Maisa, Bantah Beli Barang Mewah Pakai Uang Ayah yang Jadi Wabup
-
Oppo Reno16 F 5G Eco Pack Pecahkan Batas Smartphone AI, Satukan ChatGPT, Gemini, dan Perplexity
-
Ulasan The Law Cafe: Mengurai Makna Keadilan di Luar Ruang Sidang