SuaraSoreang.id - Tiktoker Awbimax kembali membuat heboh sosial media dan sebut keluarganya merasa terancam.
Tak terima keluarganya merasa diancam, Bima mengunggah screenshot chat bersama orang-orang yang mencoba menghubungi dirinya dan bersikap peduli.
Alih-alih ingin mempamerkan sikap peduli, Bima menyebut tindakan tersebut adalah pansos.
"Pansos" tulis Bima
"Ini bohong ya guys, tabayyun apanya, kocakkk, nezt story" tulis Bima.
Dalam unggahan instorynya tersebut, Bima menulis kalimat pansos karena ada akun centang biru yang menyebut bahwa pihak-pihak terkait sudah mencoba melakukan tabayyun (silaturrahmi dan metode penyelesaian masalah) dengan keluarga Bima di Lampung.
Namun hal tersebut ditepis oleh Bima dengan kalimat bohong, ia menyebut belum ada tindakan tabayyun tersebut.
Dilansir dari unggahan instastory miliknya, Bima juga mengunggah tanggapan dari pengacara kondang Hotman Paris.
Halo Bima anak Lampung, banyak bener orang yang dm dan wa saya, ada apa sih Bima, ada apa dengan bupati, dm saya terangin, anda dari Australi, aku juga jebolan Australi, 4 tahun di Austral;i, salam dari Bondi, kantor saya di morthy place pusat kota Sydney, Bima dm saya kalo ada masalah, jangan takut hidup hanya sekali, jadi gitu, musuh-musuh gua gua tenang gua senyum, tapi gua lawan, jangan pernah mulai nyinyir kalo boleh lawan semua dengan prestasi, ayo kumpul di antlas kita dansa sampai tengah malam" ungkap Hotman Paris
Baca Juga: Tiktoker Awbimax Ungkap Keluarganya Diancam, Hotman Paris Turun Tangan!
Hotman Paris mengaku banyak pihak yang menghubungi dirinya terkait permasalahan yang dialami oleh Bima ini.
Oleh karena itu, Hotman Paris meminta Bima untuk segera menghubunginya dan memberitahu kronologis yang sebenarnya.
Tak hanya menanggapi, Hotman Paris juga memberikan dukungan kepada Bima terkait situasi yang ia hadapi saat ini dan melawan dengan prestasi.
Sumber: Instastory @awbimax
Berita Terkait
-
Tiktoker Awbimax Ungkap Keluarganya Diancam, Hotman Paris Turun Tangan!
-
Tiktoker Awbimax Ungkap Kata Dajjal Hanya Konotasi, Awbimax: Bokap Gue di Ancam!
-
Tiktoker Awbimax Dilaporkan karena Kritik Kinerja Pemerintah, Awbimax: Minta Perlindungan!
-
Viral karena Kritik Daerah Lampung, Tiktoker Awbimax Ungkap Keluarganya Ikut Diintervensi!
-
Dituding Obrak-abrik Masalah Daerah Lampung, Tiktoker Awbimax Ajukan Protection Visa Australia? Simak Kronologisnya
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan