"Halamannya luas itu. Setiap bulan itu saya pindah-pindah. Satu rumahnya 4 lantai."
"Dan kesemua rumahnnya 4 lantai. Jadi bisa dibayangkan harus membersihkan tiga rumah empat lantai."
Diakui Dian majikannya tersebut memiliki sifat yang sangat baik. Semua kebutuhannya dipenuhi, hanya saja TKI perempuan ini tidak sanggup jika kondisi fisiknya terus terkuras.
"Majikan itu baiknya Masya Allah, baik sekali. Mereka itu tidak membiarkan saya mengeluarkan uang untuk makan," katanya.
"Segala kebutuhan saya itu dipenuhi," ungkap Dian. "Kenapa saya pindah, karena saya capek pindah-pindah majikan. Capek bersihin rumahnya," sambung Dian.
Kini TKI perempuan ini telah memiliki majikan baru. Ia bekerja menjaga seorang lansia berjenis kelamin laki-laki yang sering ya panggilan Mbah.
"Konten saya kali ini bukan bermaksud untuk membandingkan antara majikan yang lama atau majikan yang baru, bukan," ujar Dian.
"Saya sekedar sharing atau bercerita tentang pengalaman saya bekerja di Taiwan," sambung Dian. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan