SUARA SOREANG - Kisruh antara ibu dan anak, Laura Meizani dan Nikita Mirzani, terjadi di media sosial.
Nikita Mirzani dengan tegas meminta Lolly, panggilan Laura Meizani, untuk pulang ke Indonesia saat sedang menempuh pendidikan di SMA di London.
Namun, Lolly dengan tegas menolak permintaan tersebut dan menyatakan bahwa ia tidak akan pulang karena lingkungan yang toxic dan ia merasa telah dipermalukan oleh Nikita Mirzani di depan publik.
Lolly heran dengan apa yang ingin dilakukan oleh Nikita Mirzani jika dirinya pulang ke Indonesia, serta ia merasa kepercayaannya sebagai anak terhadap Nikita Mirzani sebagai orang tua sudah hilang.
Lolly merasa hidupnya hancur karena Nikita Mirzani mengumbar aibnya di media sosial.
"Mimi mau suruh aku apa lagi di Indonesia, Live, bunuh diri, dikunciin, atau nggak dikasih makan?” tulis Lolly dikutip Senin (5/6/2023)
Ia juga merasa heran mengapa ibunya menjadi musuh baginya di media sosial dan dalam kehidupan sehari-hari.
“Bisa-bisanya jelek-jelekin anaknya di sosial media, menjadikan anaknya musuh sendiri di sosial media,” lanjutnya.
Lolly pun menyebut kepercayaan kepada Nikita Mirzani sebagai orang tua telah hilang.
Baca Juga: Sinopsis Under Siege, Aksi seorang Chef yang Gagalkan Pembajakan Kapal Perang
Lolly berharap agar Nikita Mirzani menyadari tindakannya dan tidak terus menerus mengumbar aib di media sosial.
Lolly juga mengungkapkan bahwa uang tidak membuatnya bahagia dan tidak semua orang dapat diperlakukan dengan cara yang sama oleh Nikita Mirzani.
“Gak mempan aku sama uang. Aku bukan orang orang yang lain kalo ada uang nunduk, nurut, dan bahagia,” lanjut Lolly.
Meskipun Nikita Mirzani telah mengumbar aibnya di media sosial, Lolly mengaku sudah memaafkan ibunya meskipun tidak pernah menerima permintaan maaf dari Nikita Mirzani.
“Aku udah maafin Mimi walaupun Mimi nggak pernah minta maaf,” sambung Lolly.
Lolly menegaskan bahwa ia tidak ingin menjadi anak durhaka dan bahwa Nikita Mirzani seharusnya tidak durhaka terhadap anaknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Melaju ke Final Festival Liga Ramadhan, Progres Positif Kendal Tornado FC Youth
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian
-
Dari Majalengka ke Berbagai Kota: Genteng UMKM Menopang Program Perumahan
-
BRI Perkuat Pembiayaan UMKM Genteng di Tengah Lonjakan Permintaan Pasar
-
Gentengisasi Dorong Pertumbuhan UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal
-
Didukung KUR BRI, Usaha Genteng Keluarga di Majalengka Terus Berkembang
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi