-
- Menteri Perindustrian membuka peluang untuk melanjutkan subsidi mobil listrik setelah pemerintah memberikan lampu hijau bagi subsidi motor listrik sebesar Rp 5 juta.
- Kebijakan subsidi ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk mempercepat transisi ke kendaraan listrik demi mencapai target pengurangan emisi karbon.
- Percepatan penggunaan kendaraan listrik diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM di tengah krisis minyak global.
Suara.com - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita membuka opsi kelanjutan subsidi mobil listrik setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan lampu hijau untuk motor listrik.
Menperin AGK menilai kalau upaya Pemerintah untuk memberikan subsidi Rp 5 juta ke motor listrik menjadi penanda bahwa Pemerintah mengupayakan ketahanan energi di tengah krisis minyak buntut perang Amerika Serikat vs Iran.
"Kalau angkanya bagi pandangan kami, selama memang angka subsidi itu ada, dan itu merupakan satu signal yang bagus dari Pemerintah kepada market. Pada percepatan, upaya percepatan kita untuk, sebut saja beralih ke kendaraan-kendaraan yang berbasis listrik termasuk motor," katanya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (28/4/2026).
Saat ditanya nasib subsidi mobil listrik, Menperin juga mengaku kalau itu juga harus diberikan. Sebab nantinya semua kendaraan di Indonesia akan berbasis electric vehicle (EV).
"Semua harus, semua nanti akan berbasis electric vehicle. Karena apa? Karena sekali lagi, dulu waktu kita desain program EV, Itu kan masih kita menggunakan pendekatan pengurangan emisi. Itu juga penting," lanjutnya.
Agus kembali menerangkan kalau adanya penutupan Selat Hormuz yang menyebabkan krisis minyak akan memacu Indonesia untuk mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar minyak (BBM).
"Sehingga itu juga harus dikaitkan dan mungkin lebih penting terhadap ketahanan energi. Jadi ketahanan energi itu mengurangi tergantungan kita terhadap support BBM," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Menperin Bocorkan Nasib Subsidi Motor Listrik Rp 5 Juta dari Menkeu Purbaya
-
Belajar dari Tragedi Stasiun Bekasi, Mobil Listrik Tak Bisa Didorong saat Mogok?
-
Bukan Lithium Lagi Teknologi Baterai Garam CATL Mulai Digunakan Skala Besar
-
Tragedi KRL vs VinFast: Fitur Canggih Mobil Listrik yang Bikin Roda Terkunci Otomatis?
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik yang Paling Aman untuk Taksi Online, Minim Insiden Mogok di Jalan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Profil Ze Pedro, Eks Benfica dan Portugal yang Latih Timor Leste Lawan Timnas Indonesia
-
2 Varian Sunscreen Anessa untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Bisa Mengurangi Flek Hitam
-
Dulu Janji di Depan KPK Tak Mau Korupsi, Bupati Pemalang Anom Malah Kena OTT
-
Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
-
Rawan Ambles, Jalur Kereta Api di Dekat Lumpur Lapindo akan Dialihkan
-
Cukur Kamboja 5-1, Timnas Indonesia Belum Aman: Skenario Lolos Semifinal Piala AFF 2026 Masih Rumit
-
Jufri Rahman: Wastra Sulsel Terus Dikembangkan Agar Berdaya Saing
-
Profil Hendi Prio Santoso: Dari Dirut PGN, MIND ID Hingga Resmi Jadi Koruptor
-
Daftar Harga Mobil Listrik BYD 2026: Cek Budget Kamu Mulai Rp199 Juta Sampai Rp750 Juta
-
Emas 1 Kg hingga Bisnis SPBE: Upeti Mewah Moch Mahrus demi Menguras Dana Hibah Jatim