- PT Avia Avian Tbk mencatatkan pendapatan Rp2,3 triliun dengan pertumbuhan 16,8% selama kuartal pertama tahun 2026 di Indonesia.
- Laba bersih perusahaan meningkat sebesar 12,5% menjadi Rp503 miliar melalui strategi efisiensi serta perluasan segmen bisnis utama.
- Manajemen mengoptimalkan rantai pasok dan menambah pusat distribusi guna memastikan ketersediaan produk di tengah volatilitas pasar global.
Suara.com - PT Avia Avian Tbk, emiten manufaktur cat dekoratif terkemuka di Indonesia, melaporkan capaian kinerja keuangan yang positif pada kuartal pertama tahun 2026.
Perseroan berhasil mempertahankan tren pertumbuhan yang konsisten dengan mencatatkan kenaikan signifikan pada sisi top-line maupun bottom-line, mengindikasikan ketahanan model bisnis di tengah dinamika pasar yang fluktuatif.
Sepanjang tiga bulan pertama tahun 2026, emiten AVIA membukukan pendapatan sebesar Rp2,3 triliun. Angka ini merepresentasikan pertumbuhan sebesar 16,8% atau meningkat Rp339 miliar dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Secara rinci, kontribusi pertumbuhan disokong oleh performa dua segmen bisnis utama:
- Solusi Arsitektur: Tumbuh sebesar 15,7%, didorong oleh kenaikan volume penjualan sebesar 12,6% secara tahunan (year-on-year).
- Barang Dagangan: Mencatatkan pertumbuhan agresif sebesar 21,6%.
Capaian ini mencerminkan keberhasilan strategi ekspansi pasar dan penguatan penetrasi pelanggan yang dilakukan secara terukur di seluruh wilayah operasional Indonesia.
Dari sisi profitabilitas, Avian Brands membukukan laba bersih sebesar Rp503 miliar pada kuartal I-2026, atau meningkat 12,5% secara tahunan.
Meskipun pasar menghadapi tekanan biaya, Perseroan mampu menjaga marjin laba bersih (net profit margin) pada level yang cukup kuat, yakni sebesar 21,3%.
Perseroan mengakui adanya tekanan dari dinamika pasar global, terutama meningkatnya ketegangan geopolitik yang berdampak pada volatilitas harga bahan baku utama. Untuk memitigasi risiko gangguan logistik dan pasokan, manajemen AVIA menempuh sejumlah langkah proaktif, antara lain:
- Optimalisasi hubungan jangka panjang dengan pemasok global dan lokal.
- Peningkatan level persediaan (inventory) secara strategis.
- Prioritas pengiriman untuk memastikan ketersediaan produk di pasar.
Secara historis, Perseroan menunjukkan kapabilitas dalam mengelola fluktuasi biaya melalui disiplin pengadaan, efisiensi operasional, serta kebijakan penyesuaian harga jual yang dilakukan secara selektif.
Baca Juga: Analisis Teknikal IHSG Hari Ini, Cek Rekomendasi Saham Pilihan Para Analis
Sebagai upaya mempercepat pertumbuhan pangsa pasar, Avian Brands terus memperluas infrastruktur logistiknya. Pada kuartal pertama tahun ini, Perseroan telah menambah 2 pusat distribusi mandiri dan 1 pusat distribusi mini.
Penambahan ini memperkuat kapabilitas distribusi langsung ke lebih dari 60.000 toko yang tersebar di seluruh penjuru tanah air.
Dari sisi pengembangan produk, Perseroan meluncurkan 7 produk baru yang mencakup kategori cat tembok, pelapis anti-bocor (waterproofing), hingga cat lantai.
Portofolio baru ini dirancang untuk mencakup seluruh spektrum pasar, mulai dari segmen ekonomis hingga kategori premium, guna merespons evolusi kebutuhan konsumen secara tepat.
Berita Terkait
-
IHSG Menghijau di Awal Perdagangan Rabu, Simak Saham yang Cuan
-
IHSG Tertekan, Rp1,2 T Uang Asing Kabur: Ini Saham-saham Paling Banyak Dilego
-
Wall Street Meloyo Imbas Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi
-
BEI Buka Gembok Dua Emiten Ini, Ada yang Punya Anak Orang Miliarder Indonesia
-
IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Gudang Obat Keras Ilegal Dibongkar, 1 Juta Butir Disita Polresta Bandung
-
Hasil Drawing FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Hadapi Malaysia!
-
Membaca Ledakan EQ: Kiat Menuju Sukses Karir dengan Empati
-
3 Shade Hanasui Mattedorable untuk Kulit Sawo Matang Terbaik agar Wajah Tampak Cerah
-
Kenapa Perry Warjiyo Berpotensi Dipanggil KPK Usai Mundur dari Gubernur BI?
-
Donald Trump Kesal Banget ke Benjamin Netanyahu: Anda Tak Perlu Kasih Tahu Saya soal Itu
-
Ditanya soal Caketum PBNU, Menag Nasaruddin Pilih Irit Bicara
-
Sinopsis Film Onslaught, Aksi Seorang Ibu Lawan Pasukan Super Mematikan
-
Bantal Hijau dan Kotak Hitam, Kunci Misteri Tewasnya Sutrimo di Klinik Tua?
-
Mazda Luncurkan Mobil Listrik dan Dua Model Baru di GIIAS 2026