SUARASOREANG - Terekam video seorang ibu yang sedang meluapkan amarahnya pada sang anak.
Terlihat anak tersebut berumur kisaran 3-5 tahun.
Dilansir dari unggahan video tiktok @maharanibooks, ibu tersebut diduga ketinggalan kereta dan melampiaskan kemarahannya terhadap sang anak.
Anaknya turut dipukul dibagian perut dan tangannya ditarik.
Sosok yang merekam video mengungkap bahwa sang anak tak terlihat nakal sama sekali.
Petugas stasiun juga telah memberi peringatan agar tak menggunakan kekerasan terhadap anaknya, tapi sang ibu tak menggubris.
Karena orang-orang sekeliling merasa khawatir dengan keadaan sang anak, seorang perempuan paruh baya mencoba menenangkan si anak.
Dan seorang lelaki paruh baya turut mengganti uang si ibu yang mengaku ketinggalan kereta dengan tujuan tidak menganiaya anaknya lagi.
Tentunya hal ini tak luput dari komentar para waraganet.
Baca Juga: Antonio Dedola Alami Kekerasan Dari Nikita Mirzani, Anak Keduanya Ikut Jadi Korban
"Aduh cepat amankan sepertinya sering terjadi dirumahnya" komentar xxx.
"Ya Allah gatega lihat anaknya sampe nangish kek gitu" komentar xxx.
"Rekam lapor polisi aja nanti pihak polisi urus asal ada bukti-buktinya lengkap" komentar xxx.
Berita Terkait
-
Setelah Banding Pupus, AG Bakal Ajukan Kasasi Melawan Vonis 3,5 Tahun Penjara
-
Laporannya Ditolak Bareskrim Polri, Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan: Penolakan Tidak Jelas, Tidak Berlandaskan Hukum
-
Sepenggal Kisah dari Penjara Anak Seberang Kali Krukut
-
Bocah-bocah Pencabut Nyawa, Kerasnya Hidup Anak Di Indonesia
-
Ironis! 3 Kasus Kekerasan di Pesantren Jatim, Semua Korban Meninggal
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia
-
Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa