SUARA SOREANG - Sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat, diusir oleh warga setempat karena menyindir fasilitas minim melalui konten di media sosial.
Dalam video yang diunggah, sejumlah mahasiswi mengkritik kondisi tempat KKN yang minim fasilitas.
Mereka menyebut bahwa mereka mandi di mushola karena tidak ada air, harus membayar sewa rumah padahal tidak ada uang.
“Kalian libur semester? Mana maen, KKN-lah. KKN kalian di mana? Tanah Datar, Lima puluh kota? Bungus lah, air nggak ada, mandi di mushola. Rumah bayar, uang ga ada. Diusir? Ngontrak bayar pula,” ucap sejumlah mahasiswi dalam video tersebut dikutip Rabu (29/6/23).
Video berikutnya menampilkan seorang tokoh masyarakat yang mengumpulkan sekelompok mahasiswa KKN dalam rapat.
Mahasiswa-mahasiswi tersebut dianggap tidak mampu memberikan perubahan selama KKN sehingga harus dipulangkan.
Tindakan pengusiran tersebut juga dianggap sebagai langkah untuk menjaga keamanan para mahasiswa mengingat konten kritik yang dianggap tidak etis tersebut telah menyebar.
Penyelesaian masalah ini akan melibatkan dosen pembimbing, Camat, dan Lurah.
Kepala Pusat KKN UNP, Elfi Tasrif, mengkonfirmasi kejadian tersebut dan tidak menyetujui tindakan yang dilakukan oleh sekelompok mahasiswa tersebut.
Baca Juga: Diserang Haters karena Marah-marah Saat Live, Inara Rusli: Gak Mungkin Kita Anteng-anteng Aja
Elfi menilai bahwa mahasiswa tidak bijak dalam menggunakan media sosial, meskipun niat awalnya hanyalah bercanda.
Awalnya, mahasiswa hanya mendapat peringatan dari warga sekitar.
Namun, UNP memutuskan untuk menarik mahasiswanya demi keselamatan mereka.
Universitas Negeri Padang (UNP) juga akan memberikan sanksi kepada 30 mahasiswa terkait tindakan mereka yang menyebabkan kemarahan warga setempat dan mengakibatkan pengusiran.
"Sudah mengumpulkan semua mahasiswa yang KKN di sana, total ada tiga puluh orang mahasiswa. Kami akan berupaya penyelesaian terbaik untuk mereka,” ujar Elfi. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Mark, Badut di Sirkus Kooza yang Bikin Ketawa Sekeluarga Lewat Humor Hangatnya
-
Warga Jakarta dengan Luas Rumah di Bawah 70 Meter Bisa Dapat Toren Gratis dari PAM JAYA
-
Kritik Kebijakan Jadi Pelanggaran HAM? Logika Terbalik Menteri Pigai
-
Allano Lima Raja Assist Tapi Banjir Kartu, Mauricio Souza: Fokus Menang Jangan Kritik Terus!
-
Betawi di Era Digital: Pemuda Diminta Jadi Garda Depan Pelestarian Budaya
-
FIFA Jawab Isu Keamanan Piala Dunia 2026 Meksiko Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho
-
BRI Cepu Gelar Program SERU: Setor Tunai Rp20 Juta Via CRM, Langsung dapat Minyak Goreng Gratis!
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil
-
Penerima Beasiswa LPDP Kembalikan Dana ke Negara karena Tak Mengabdi, Per Orang Rp 1-2 Miliar