SUARASOREANG - Viral video bocah SMP yang memuaskan hasrat menggunakan botol minyak telon.
Minyak telon tersebut dipakai ke bagian area sensitifnya.
Diduga video tersebut dibuat atas permintaan dari sang kekasih, ia merekam dirinya untuk dikirim kepada kekasihnya.
Sebelumnya kekasih dari bocah tersebut berjanji tak akan menyebarluaskan ke sosial media, akan tetapi ia melanggar perjanjian tersebut.
Tentunya hal ini membuat mental dan psikis gadis itu terguncang.
Dilansir dari unggahan tiktok @sulham, diketahui gadis tersebut mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.
Unggahan tersebut terdapat ucapan belasungkawa dan kronologis video tak senonoh itu viral.
"Innalilahiwainnailaihiroji'un video viral yang kemarin mengenai minyak telon kini SDH meninggal dengan cara gantung diri karena tidak kuat menanggung malu dikalangan semua orang" ungkapnya.
Belum diketahui dengan pasti apakah benar sosok gadis SMP tersebut sudah meninggal atau hanya kabar hoax semata.
Baca Juga: Dunia Bayi Sedang Tak Baik-baik Saja, Ibu Muda Bingung Beli Minyak Telon Gegara Bocah SMP
Namun, hal ini turut mendapat banyak komentar dari para warganet.
"Masih hidup we, kenapa pada bilang mati, orangnya enak-enak tidur dirumah" komentar xxx.
"Proses pidanakan pacarnya" komentar xxx.
"Ditunggu pacarnya pake baju orange" komentar xxx.
Berita Terkait
-
Heboh Anak SMP Onani Pakai Botol Minyak Telon, Ini 5 Cara Hadapi Anak Kepergok Masturbasi
-
Viral Anak SMP Lakukan Masturbasi dengan Botol Minyak Telon, Orangtua Perlu Mengawasi Anak: Begini Caranya
-
Viral Video Anak SMP Masturbasi Pakai Botol Minyak Telon, Bisa Sebabkan Hilang Keperawanan?
-
Link Video Gadis SMP Masturbasi Pakai Minyak Telon Diburu, Pengunduh Bisa Dipidana atau Tidak?
-
Viral Gadis SMP Masturbasi Pakai Minyak Telon, Efeknya Bisa Bikin Keputihan Hingga Bau Tak Sedap!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026