SUARA SOREANG - Nama Denny Sumargo kembali terseret kasus lama dengan Verny Hasan.
Hal ini bermula saat Verny Hasan mengunggah pernyataan soal tes DNA ulang terhadap anaknya yang dulu sempat ia klaim sebagai keturunan Denny Sumargo.
"Test DNA dua kali yuk, biar tambah mengejutkan lagi. Kan, kemarin rumah sakit pilihan dia dokter pilihan dia. Gantian dong, RS-nya dari saya,” tulis Verny Hasan dalam unggahan yang telah dihapus, namun tangkap layarnya tersebar di berbagai akun gosip.
Hal tersebut pun mendapat komentar dari dokter Richard Lee yang menyebut bahwa hasil tes DNA bisa dipalsukan jika berada di dunia fiksi seperti sinetron.
Meskipun tes DNA umumnya dianggap sangat akurat dan dapat diandalkan, hasil yang salah dapat terjadi karena berbagai alasan.
Berikut adalah beberapa cara yang dapat menyebabkan hasil tes DNA dapat dipalsukan:
Sampel yang tercampur atau salah pelabelan
Melansir Legal Hearsay, dalam tes paternitas, sampel yang salah diberi label atau tertukar, bisa menyebabkan hasil positif palsu di mana seorang pria diidentifikasi sebagai ayah biologis seorang anak meskipun sebenarnya bukan.
Kesalahan laboratorium
Menurut laman Fl Divorce, kesalahan dapat terjadi selama pengujian DNA, yang menyebabkan hasil positif palsu.
Kesalahan ini dapat mencakup kontaminasi sampel atau prosedur yang salah yang diikuti.
Baca Juga: Bertamu ke Persib Tren Positif Laga Tandang RANS Nusantara Diuji, Ini Kata Eduardo Almeida
Pemalsuan dan perusakan
Hasil tes DNA yang salah dapat dihasilkan oleh pemalsuan dan perusakan pada tes paternitas.
Sebagai contoh, seorang pemilik laboratorium di Dale County, Alabama dituduh memalsukan laporan skrining obat dan tes paternitas.
Penipuan paternitas
Laman Affordable Family Lawyer menulis, penipuan paternitas terjadi ketika seorang ibu atau ayah dengan sengaja menipu pria lain agar percaya bahwa ia adalah ayah biologis anak tersebut.
Untuk menghindari hasil tes DNA yang dipalsukan, tidak akurat, atau palsu, penting untuk memastikan bahwa sampel diberi label dengan benar dan bahwa fasilitas pengujian memiliki sistem yang dapat diandalkan untuk mencegah kesalahan pelabelan
Disarankan juga untuk mengonfirmasi identitas individu yang dites dan mencari pendapat kedua dari laboratorium tes DNA lain untuk memverifikasi hasilnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
3 Rekomendasi Makanan Pembuka Buka Puasa Agar Tubuh Tak Syok
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15,5 Kg dari Jakarta Hingga Pamulang
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama